4 Tahapan Menulis Anak Usia Dini dan Cara Mengasahnya

Tahapan Menulis Anak Usia Dini dan Cara Melatihnya

Agu 5, 2026
4 mins
Listen Transcript

Tahapan Menulis Anak Usia Dini dan Cara Melatihnya

Tahapan menulis anak usia dini dan cara mengajari anak menulis melalui bermain merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam proses belajar si Kecil. 

Sebelum mampu menulis huruf atau namanya sendiri, anak biasanya akan melalui beberapa tahap perkembangan, mulai dari fase corat-coret, membuat garis dan bentuk sederhana, menulis huruf secara acak, hingga menulis secara fonetik. 

Proses ini tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan mengenal huruf, tetapi juga oleh perkembangan motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan bahasa, serta kesiapan kognitif. 

Karena itu, cara mengajari anak menulis sebaiknya dilakukan secara bertahap melalui aktivitas bermain yang menyenangkan, seperti bermain playdough, menggambar di pasir, meronce, atau menebalkan garis sederhana, sehingga si Kecil dapat mengembangkan keterampilan menulis sesuai tahap perkembangannya.

 

Tahapan Menulis Anak Usia Dini

Tahapan menulis anak usia dini adalah proses perkembangan kemampuan anak dalam menuangkan ide melalui gambar, simbol, hingga tulisan yang dapat dipahami. 

Kemampuan ini tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan mengenal huruf, tetapi juga oleh perkembangan stimulasi motorik halus, koordinasi mata dan tangan, kemampuan bahasa, serta kesiapan kognitif.

Berikut beberapa tahapan yang merupakan bagian normal dari proses belajarnya.

Fase corat-coret

Di fase ini, segala coretan Si Kecil adalah tulisan. Kesadaran bahwa ide-ide yang ada di kepalanya bisa dituangkan ke dalam coretan dapat dimaknai sebagai suatu cerita. Stimulasi indrawi yang mereka dapatkan dari pengalaman ini sangat menyenangkan bagi mereka. Sehingga apapun yang Si Kecil hasilkan harus selalu diapresiasi. 

Fase linear berulang-ulang

Pada fase ini, Si Kecil akan mencoret garis, titik, maupun lengkungan di dalam tulisannya. Coretannya semakin sedikit dan dia semakin sadar akan ruang. Kemampuan dia untuk mengenali huruf dan kata-kata membuatnya mulai paham bahwa menulis dilakukan secara bertahap.

Meski masih acak-acakan dan belum membentuk huruf, Mam akan melihat adanya bagian dari suatu huruf yang berusaha mereka tulis. Dia akan sangat antusias untuk memberi tahu Mam apa arti tulisannya dan dia akan bercerita mengenai hal tersebut.

Fase menulis huruf dengan acak

Setelah terpapar oleh berbagai jenis huruf dan pengalaman menulis, tentu di fase ini Si Kecil mulai dapat menarik garis, lengkungan, lingkaran, maupun titik dengan lebih rapi. Biasanya, mereka akan menulis huruf yang paling familiar seperti huruf-huruf yang ada pada namanya. 

Fase menulis secara fonetik

Pada fase ini, mereka sudah lebih luwes saat menulis. Fase fonetik biasanya dimulai dengan cara menulis huruf atau kata yang mewakili apa yang ingin dia sampaikan, atau menggunakan kata atau suku kata pertama dari sesuatu.

Diikuti dengan menulis sesuai dengan apa yang mereka dengar. Ejaannya mungkin salah, tapi yang Mam seharusnya memahami apa yang ingin dia tuliskan. Intinya, tulisannya sudah bisa dibaca. Setelah dia menguasai hal tersebut, dia akan menggabungkan segala kemampuan yang dia miliki sejak kecil untuk menulis kalimat utuh. 

Baca Juga : 5 Aktivitas Sensori Anak yang Membantu Siapkan Anak Belajar Menulis Angka

 

Cara Mengajari Anak Menulis Melalui Bermain

Salah satu cara mengajari anak menulis yang efektif adalah melalui aktivitas bermain. Dibandingkan latihan menulis berulang yang dapat membuat anak cepat bosan, permainan membantu melatih keterampilan yang dibutuhkan untuk menulis secara lebih menyenangkan. 

Beberapa aktivitas yang dapat Mam lakukan antara lain:

  • Bermain playdough atau clay untuk memperkuat otot jari
  • Meronce manik-manik berukuran besar
  • Memindahkan benda menggunakan penjepit
  • Menyusun balok kecil
  • Finger painting
  • Menggambar di pasir atau tepung
  • Menebalkan garis sederhana
  • Mengenalkan bentuk huruf melalui permainan.

 

Tanda Anak Siap Menulis

Setelah sering berlatih melalui berbagai aktivitas bermain, kemampuan motorik halus dan koordinasi mata-tangan si Kecil akan semakin berkembang. Seiring proses tersebut, Mam juga dapat mulai mengamati apakah ia sudah menunjukkan beberapa tanda anak siap menulis.

Beberapa tanda yang umumnya mulai terlihat antara lain:

  • mampu menggenggam krayon atau pensil dengan lebih stabil;
  • dapat meniru garis, lingkaran, atau bentuk sederhana;
  • mulai tertarik menulis huruf, terutama huruf pada namanya sendiri;
  • mampu duduk dan berkonsentrasi saat menggambar atau menulis dalam waktu singkat; serta
  • memahami bahwa huruf dan tulisan memiliki makna.

 

Kapan Kemampuan Menulis Anak Perlu Dievaluasi?

Perbedaan kecepatan belajar merupakan hal yang wajar. Namun, apabila si Kecil mengalami kesulitan yang berlangsung terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, Mam sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain:

  • tangan tampak sangat kaku saat memegang alat tulis;
  • kesulitan menggenggam, mengambil, atau melepaskan benda-benda kecil;
  • koordinasi mata dan tangan tampak kurang baik sehingga sulit meniru bentuk sederhana; atau
  • sangat menghindari aktivitas menggambar maupun menulis karena tampak kesulitan.

Evaluasi sejak dini dapat membantu mengetahui penyebab kesulitan yang dialami sekaligus menentukan stimulasi yang paling sesuai agar kemampuan menulis si Kecil dapat berkembang secara optimal.

Selain stimulasi yang tepat, proses belajar juga perlu didukung dengan asupan nutrisi harian. S-26 Procal Gold hadir dengan Most Advanced Formulation yang dilengkapi Multilearn Connect, kombinasi nutrisi penting untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf si Kecil secara optimal. 

Diperkaya Sphingomyelin & Fosfolipid untuk membantu mempercepat arus informasi di otak, AA & DHA untuk perkembangan otak, serta Alfa-laktalbumin yang mendukung komunikasi saraf. Didukung nutrisi tepat dengan jumlah dan waktu yang tepat, S-26 Procal Gold membantu si Kecil tumbuh cerdas, siap belajar, dan berkembang optimal hari ini hingga masa depannya.

Baca Juga : 5 Cara Mengajari Membaca dan Menulis dengan Cepat dan Tepat

 

Pertanyaan yang sering ditanyakan?

1. Pada usia berapa normalnya anak sudah mampu menulis namanya sendiri dengan jelas?

Umumnya anak mulai mampu menulis namanya sendiri dengan lebih jelas pada usia sekitar 4–5 tahun. Namun, perkembangan dapat berbeda pada setiap anak.

2. Bagaimana cara menstimulasi otak visual anak agar lebih mudah mengingat bentuk setiap huruf?

Kenalkan huruf melalui aktivitas bermain, seperti membentuk huruf dengan playdough, menggambar di pasir, atau membaca buku bergambar yang menampilkan huruf.

3. Zat gizi apa yang membantu anak agar dapat fokus saat latihan menulis? 

Penuhi kebutuhan gizi seimbang setiap hari, termasuk protein, zat besi, zinc, omega-3, vitamin, dan mineral untuk mendukung perkembangan otak serta kemampuan belajar anak. 

Referensi

  • Saletta Fitzgibbons M. (2022). The Interface Between Reading and Handwriting. Frontiers in psychology, 13, 892913. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.892913
  • Sutapa, P., Pratama, K. W., Rosly, M. M., Ali, S. K. S., & Karakauki, M. (2021). Improving Motor Skills in Early Childhood through Goal-Oriented Play Activity. Children (Basel, Switzerland), 8(11), 994. https://doi.org/10.3390/children8110994
  • Haberfehlner, H., de Vries, L., Cup, E. H. C., de Groot, I. J. M., Nijhuis-van der Sanden, M. W. G., & van Hartingsveldt, M. J. (2023). Ready for handwriting? A reference data study on handwriting readiness assessments. PloS one, 18(3), e0282497. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0282497

Produk wyeth nutrition

S-26 Procal GOLD

S-26 Procal GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 1-3 tahun)

S-26 Promise GOLD

S-26 Promise GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 3-12 tahun)

S-26 Procal Ultima

S-26 Procal Ultima

Susu pertumbuhan pertama di Indonesia yang menggunakan susu skim bubuk berasal dari sapi A2 untuk anak usia 1 - 3 tahun.

8886472105816_C1C1_idID.png

S-26 Procal Honey

Susu Pertumbuhan Anak usia 1-3 Tahun untuk dukung kesiapan belajarnya.

Promise Nutrissentials

S-26 Promise Nutrissentials

Susu bubuk Anak usia 3-12 Tahun. Berikan Nutrisi, Inspirasi, & Stimulasi tepat untuk bantu Ia siap belajar.

S-26 Procal GOLD pHPro

S-26 Procal GOLD pHPro

NAN pHPro 3 kini menjadi S-26 Procal GOLD pHPro 3, Susu Pertumbuhan Untuk Anak Usia 1-3 tahun.

Diformulasikan dengan partially hydrolized protein, bantu kurangi risiko alergi.

Join Sekarang
Join Sekarang