5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Perlu Diketahui

5 Tahap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini yang Perlu Diketahui

Dengarkan Artikel
Waktu membaca: 6 menit

Bahasa bayi jadi istilah yang sering disematkan untuk cara dia berkomunikasi sebelum menyempurnakan kemampuan berbahasa dan berbicaranya. Jelas, setiap anak harus melalui tahapan perkembangan sebelum bisa berkomunikasi dengan bahasa yang sama dengan Mam maupun orang di sekitarnya.

Perkembangan bahasa anak usia dini sendiri mulai nampak sejak baru lahir. Sejak itu, anak secara perlahan akan menyerap dan mempelajari cara mengucapkan kata dan berbahasa dari sekelilingnya. Apalagi anak-anak memang sangat hebat dalam urusan meniru orang dewasa.

Tahapan perkembangan bahasa anak usia dini

Untuk memahami apakah capaian kemampuan bahasa Si Kecil sudah berada dalam jalur yang tepat, berikut adalah tahapan perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu Mam ketahui:

Usia 18-24 bulan

Tahapan ini disebut tahap dua kata di mana Si Kecil mulai dapat merangkai kalimat singkat dengan hubungan semantik yang sederhana.

Usia 24-30 bulan

Tahap telegrafis atau tahap multikata awal (multi-morfem) merupakan tahap di mana Si Kecil mulai menyusun kalimat leksikal. Artinya kalimat tersebut bersifat tetap dan tidak terikat dengan konteks kalimatnya alias berdiri sendiri.

Usia di atas 30 bulan

Di atas 30 bulan, Si Kecil memasuki tahap multikata lanjutan di mana di sini dia mulai dapat menyusun kalimat-kalimat gramatikal atau fungsional. Artinya kalimat dia tidak lagi menggunakan kata-kata yang berdiri sendiri, melainkan sudah berubah jadi kalimat utuh dengan kata-kata yang saling berkaitan satu sama lain. 

Meski tidak melulu harus sesuai dengan tahapan pencapaian, tahapan tersebut dapat dijadikan panduan bagi Mam untuk memantau perkembangan berbahasa Si Kecil. 

Baca Juga: Mengenal Stimulasi Anak dari Fisik hingga Akal

Stimulasi untuk dukung perkembangan bahasa anak<H2>
Momen Si Kecil mengucapkan kata pertamanya adalah momen mendebarkan, ya, Mam. Sedikit banyak muncul perasaan terharu dan lega karena Mam kini dapat mengerti apa yang dia inginkan dan dapat berkomunikasi dengan lebih jelas dengan Si Kecil. 

Nah, selain mengikuti tahapan-tahapan tersebut, Mam juga dapat melakukan berbagai stimulasi untuk mendukung perkembangan bahasa anak-anak dengan cara sebagai berikut:

1. Ajak Si Kecil berbicara terus menerus

Narasikan semua hal yang dilakukan setiap kali Mam berinteraksi dengan Si Kecil. Ceritakan padanya hal apa yang sedang atau akan Mam lakukan dengannya. Dengan demikian, dia akan sering terpapar oleh bahasa dan ucapan yang sama sehingga dia akan mengerti banyak hal dengan lebih cepat.

2. Banyaklah membacakan buku atau cerita untuknya

Meski belum mengerti, membacakan sesuatu untuk Si Kecil dapat dilakukan sejak bayi. Waktu yang dihabiskan orang tua untuk membacakan sesuatu bagi Si Kecil dapat memprediksi kemampuan membacanya di masa depan.

Mulailah dengan buku mainan, lalu bertransisi ke buku bergambar, dan mulailah membacakan cerita lebih panjang seiring dengan bertambahnya usia. Selain membantu perkembangan kemampuan berbahasanya, sering membacakan buku juga akan menumbuhkan minat dan rasa cintanya terhadap literasi.

3. Nikmati musik dan lagu bersama

Anak-anak sangat menyukai lagu yang dapat membuatnya bergerak mengikuti irama. Senandungkan atau perdengarkan lagu anak-anak bernada ceria dengannya.

4. Ceritakan sesuatu yang sesuai minatnya

Karang cerita baru dengan karakter, konflik, petualangan hingga tamat. Ceritakan sesuatu yang berbeda-beda setiap harinya agar dia selalu tertarik.

5. Ikuti keinginannya

Jika Si Kecil menunjukkan minat terhadap suatu gambar di buku, lanjutkan cerita mengenai gambar tersebut. Jika dia tertarik pada gambar kuda atau kapal laut, maka Mam dapat menunjukkan gambar-gambar lain dengan objek yang sama. Bahas dengannya secara mendalam, ulangi ocehannya, ajukan pertanyaan, dan terus berinteraksi dengannya.

6. Jangan kritisi artikulasi atau cara bicaranya

Maklum, dia masih belajar. Yang dapat Mam lakukan adalah mengulangi ucapan yang salah dengan ucapan yang benar. Jangan lupa untuk mengapresiasi upayanya berbicara.

7. Kurangi waktu menonton atau main game

Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak di bawah 2 tahun sebaiknya tidak menonton TV sama sekali dan di atas 2 tahun, sebaiknya Mam membatasi waktu menontonnya hingga 2 jam saja dengan tontonan yang berkualitas. Meski banyak acara bagus, menonton hanya memberinya kesempatan komunikasi satu arah saja sementara anak butuh komunikasi dua arah.

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia Si Kecil, tanpa disadari cerewetnya Si Kecil dengan ocehan yang tidak bisa Mam pahami akan cepat berubah menjadi betapa cerdasnya dia dalam berkata-kata.

Kecerdasan itu tentu didukung oleh berbagai faktor serta stimulasi yang diberikan untuk membantu perkembangan bahasa anak usia dini dari waktu ke waktu. Termasuk di dalamnya adalah stimulasi lain berupa kecukupan asupan nutrisi yang terbukti mampu membantu perkembangan kecerdasan Si Kecil, termasuk di dalam aspek berbicara dan berbahasa.

Susu pertumbuhan merupakan asupan yang baik untuk diberikan kepada anak karena rasanya mudah diterima oleh anak dan mengandung nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, zink, DHA, dan vitamin yang baik untuk dukung pertumbuhan Si Kecil.

Nah, Mam dapat melengkapi waktu makan Si Kecil dengan melibatkan S-26 Nutrissential Original ke dalam asupan hariannya.

S-26 Procal Nutrissentials adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun, dan S-26 Promise Nutrissentials adalah susu bubuk yang dapat dikonsumsi untuk anak usia di atas 3 tahun. Dengan pengalaman 100 tahun dari Wyeth Nutrition, dukung fondasi belajar Si Kecil. 
 
Terus percaya pilihanmu, percaya S-26 Procal Nutrissentials. Selalu dukung fondasi belajar Si Kecil! Mam pintar, #PercayaPilihanPintar

Untuk memantau perkembangan Si Kecil secara seksama, Mam bisa menjatuhkan pilihan pintarnya kepada fitur #PercayaPilihanPintar Milestone Tracker yang ada di halaman ini. Dengan fitur ini, Mam bisa memantau perkembangan keenam pilar fondasi belajar Si Kecil sesuai dengan tahapan usianya.


Source : 

ling.upenn.edu/courses/Fall_2019/ling001/acquisition.html
parents.com/baby/development/talking/9-ways-to-help-your-childs-language-development/ 

Wyeth milestone content listing for article

Average Rating
Average: 5 (1 vote)

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login