Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara yang Dapat Mom Lakukan untuk Dukung Eksplorasinya

Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara Eksplorasinya

Dengarkan Artikel
Waktu membaca: 7 menit

Masa tumbuh kembang adalah masa yang menarik pada kehidupan Si Kecil. Selepas 12 bulan, seiring dengan tumbuh kembangnya yang pesat, dia akan mulai mengalami hal-hal baru dalam hidupnya. Segala kebaruan yang dia alami ini membuatnya memiliki karakteristik khas.
Namun, seperti diketahui, setiap anak unik dan berbeda-beda. Karena itu, sulit untuk mendefinisikan Si Kecil dengan satu kepribadian saja. 

Secara luas, karakter anak-anak terdiri dari tiga kategori, yakni anak yang santai, pemalu, dan penuh semangat. Masing-masing karakteristik perkembangan anak usia dini tersebut memiliki ciri khasnya sendiri. Anak yang santai cenderung aktif, dapat menerima perubahan, dan mudah beradaptasi dengan situasi dan orang-orang baru. Tidak mudah marah namun tidak lemah juga. 

Sementara itu anak yang pemalu cenderung diam dan menghindar saat bertemu orang baru. Seringkali mereka baru merespons atau melambaikan tangan setelah orangnya pergi. Anak-anak pemalu biasanya sangat sensitif dan perasa.

Dia butuh waktu untuk beralih dari satu aktivitas ke aktivitas lainnya dan menolak perubahan. Saat akan mengambil tindakan, anak pemalu diselimuti rasa ragu dan akan lebih jauh mempelajari tindakannya terlebih dahulu. Karena sensitif, Si Kecil yang pemalu harus dilindungi dari kritikan atau ejekan karena dapat membuat mereka takut dan rapuh saat nantinya.

Karakteristik perkembangan anak usia dini yang ketiga adalah anak yang penuh semangat. Anak-anak yang penuh semangat memiliki mood seperti roller coaster. Berubah-ubah dan selalu lebih dari yang lainnya. Artinya mereka lebih aktif, lebih tidak sabaran, lebih impulsif, lebih berbeda.
Yang pasti, apapun yang mereka lakukan, semangat mereka memberi sentuhan yang selalu ‘lebih’.

Untuk menghadapi anak penuh semangat, sebaiknya Mam membiarkan mereka untuk tetap aktif. Ajak mereka bermain di luar dan biarkan mereka menghabiskan energi mereka di luar. Si Kecil yang aktif butuh menyalurkan mood mereka. 

Baca Juga: Tahap Perkembangan Anak Usia 2 Tahun

Cara yang bisa dilakukan untuk bantu eksplorasi anak

Keunikan anak-anak memang menimbulkan tantangan tersendiri bagi orang tua yang mengasuh dan mendampinginya. Tantangan itu harus dijawab agar asuhan yang Mam lakukan tidak menghambat kesempatan dia untuk bereksplorasi diri. Meski demikian, tentu Mam menginginkan agar seperti apapun kepribadiannya, dia tetap memiliki karakter yang kuat dan positif.

Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa Mam lakukan untuk membantu dan mendukung eksplorasi anak dengan cara menanamkan karakteristik perkembangan anak usia dini yang kuat pada dirinya.

Jadilah panutan

Orang tua yang menunjukkan karakter yang kuat dapat menularkan nilai-nilai yang dianut pada Si Kecil. Ambil karakter-karakter positif yang Mam miliki dan tunjukkan melalui tindakan sehari-hari sehingga SI Kecil bisa mencontohnya. Orang yang jujur, dapat dipercaya, adil, penuh kasih sayang, menghargai orang, dan senang membantu secara aktif di keluarga atau lingkungan sekitar adalah panutan yang baik.

Anak-anak akan melihat bahwa tindakan dan perilaku ini menyenangkan, memuaskan, dan membawa kedamaian. Jangan lupakan juga empati. Empati dalam hubungan orang tua dan anak akan membuka nilai-nilai baru pada Si Kecil. Secara intrinsik mereka termotivasi untuk memahami cinta dan karakter yang Mam miliki.

Gunakan momen sebagai pelajaran

Beri tahu dan jelaskan mengenai konsekuensi yang harus diterima jika melanggar pedoman dalam keluarga. Strategi pendisiplinan yang efektif membantu Mam menangkap momen-momen yang bisa dijadikan pelajaran pada Si Kecil untuk membangun karakter. Gunakan kesempatan yang ada untuk menjelaskan kenapa perilaku salah itu salah. Pilih konsekuensi yang tepat untuk mengajarkan nilai tersebut sehingga Si Kecil akan mendapatkan pelajaran alih-alih merasa takut.

Ceritakan pelajaran moral dari pengalaman

Pengalaman berharga, baik yang dialami sendiri atau dialami orang lain merupakan pelajaran moral yang bermanfaat untuk membentuk karakter Si Kecil. Saat menceritakan pengalaman, Mam juga dapat sekaligus menyampaikan nilai serta etika pada Si Kecil. Nilai-nilai tersebut bisa ditekankan terus menerus saat sedang berinteraksi dengan dunia sekitar, baik dunia nyata, di layar televisi, buku, dan lainnya. Berbagai buku dipenuhi dengan nila-nilai penting yang disampaikan dengan cara maupun visual yang menarik. Jika dia sedang bercerita soal sesuatu, bantu dia memahami salah benar dari tindakan yang dia lakukan,

Beri kesempatan untuk berlatih

Untuk membangun karakter yang kuat, Mam dapat mengajak Si Kecil untuk mempraktikkan apa yang telah dia pelajari sebelum hal tersebut benar-benar terjadi. Mereka dapat dengan mudah menyimak dan menyerap segala pelajaran soal moral dan karakter, tapi mereka tetap membutuhkan pengalaman secara langsung untuk memaknainya. Jika Si Kecil dihadapkan pada kesempatan untuk membuat keputusan, dampingi dia untuk membuat keputusan berdasarkan nilai-nilai yang telah ditanamkan.

Biarkan dia melihat hasil positif dari keputusan yang dia ambil agar dia merasa bangga dan berkontribusi untuk hal-hal baik. Ajak Si Kecil untuk aktif secara sosial baik di lingkungan sekitar maupun komunitas yang sesuai dengan usianya agar dia dapat menyerap lebih banyak lagi nilai serta karakteristik baik.

Mengetahui adanya beragam karakteristik perkembangan anak usia dini akan memudahkan Mam untuk memahami perilaku anak serta bagaimana karakteristik tersebut mempengaruhi tumbuh kembangnya. Mam juga jadi dapat lebih mudah untuk mendukung eksplorasi Si Kecil berdasarkan karakteristik yang dia miliki. Di luar itu, setiap anak dipersatukan oleh satu hal, yakni kebutuhan nutrisi yang wajib dipenuhi. 

Si Kecil membutuhkan nutrisi, inspirasi, serta stimulasi yang tepat untuk tumbuh kembangnya. Berikan dia S-26 Procal Nutrissentials setiap hari sebagai salah satu #CaraPintarMam untuk memperkokoh fondasi belajar Si Kecil. Dengan demikian, dia bisa tumbuh kembang dengan baik.

Segelas susu S-26 Procal Nutrissentials mengandung tinggi Kolin, Asam Linoleat, serta Protein untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu, S-26 Procal Nutrissentials juga mengandung berbagai nutrisi yang mendukung pertumbuhan fisik Si Kecil seperti Zat Besi, Zink, Asam Folat, Vitamin B kompleks serta Vitamin B12 dan lainnya. 
S-26 Procal Nutrissentials tersedia dalam rasa Vanila dengan berbagai varian ukuran mulai dari 400 gram, 700 gram, hingga 1400 gram.

 

Source:

webmd.com/parenting/features/parenting-by-your-toddlers-personality-type
verywellfamily.com/ways-to-build-character-in-children-620266 

Wyeth milestone content listing for article

Average Rating
Average: 5 (2 votes)

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login