Mam, Kenalilah Tanda dan Cara Stimulasi Anak Bicara Berikut Ini

Mam, Kenalilah Tanda dan Cara Stimulasi Anak Bicara Berikut Ini

Dengarkan Artikel
Waktu membaca: 6 menit

Seperti halnya kemampuan serta pencapaian lainnya, tidak ada waktu yang pasti terkait kapan Si Kecil bisa berbicara dan menguasai bahasa untuk berkomunikasi. Tapi, Mam bisa kok belajar cara stimulasi anak bicara dengan tepat. 

Namun sebelumnya, perlu dipahami bahwa berbicara dan bahasa adalah dua hal yang berbeda. Berkomunikasi menggunakan bahasa yang diucapkan secara verbal dan juga melibatkan artikulasi. Sementara bahasa adalah proses mendapatkan dan memberikan informasi baik secara verbal, nonverbal, maupun tertulis. 

Tanda Anak Terlambat Bicara

Yang menjadi kekhawatiran adalah keterlambatan bicara. Hal ini biasanya ditandai dengan ketidakmampuan dia untuk mengutarakan sesuatu secara verbal atau penggunaan kata-kata dan ucapannya sulit dipahami oleh orang lain.  

Sesuai usia, ada beberapa hal yang dapat menjadi tanda bahwa Si Kecil mengalami keterlambatan berbicara, yakni1: 

  • Saat menginjak 12 bulan tidak menggunakan gestur seperti menunjuk atau melambaikan tangan 
  • Saat menginjak 18 bulan masih menggunakan gestur alih-alih bersuara untuk berkomunikasi. Selain itu, Si Kecil juga kesulitan meniru suara dan tidak memahami instruksi verbal yang sederhana. 
  • Saat menginjak 2 tahun hanya mampu meniru suara atau gerakan tapi tidak mampu mengucapkan kata-kata atau kalimat secara spontan. Si Kecil juga hanya mampu mengulang kata yang sama berkali-kali dan tidak bisa mengucapkan sesuatu untuk mengkomunikasikan hal di luar kebutuhannya. Tanda lain adalah dia tidak bisa mengikuti instruksi atau arahan yang sederhana dan memiliki nada bicara yang aneh. 
  • Saat menginjak usia 4 tahun kalimat yang diucapkannya masih tidak dapat dimengerti oleh orang lain.  
     

Keterlambatan bicara juga dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari diri sendiri maupun lingkungan. Kekurangan fisik seperti masalah pada lidah dan dinding mulut bisa jadi salah satu faktor penyebab. Kekurangan tersebut memicu masalah pada sistem motorik pada mulut. Ini juga terjadi ketika ada bagian otak yang bertanggung jawab atas kemampuan berbicara tidak berfungsi dengan baik sehingga koordinasi bibir, lidah, dan rahang terganggu.  

Selain itu, gangguan pendengaran juga bisa menjadi faktor dalam tubuh yang berpengaruh pada kemampuan Si Kecil berbicara. Gangguan pendengaran dapat membuat Si Kecil kesulitan berbicara, memahami, meniru, dan menggunakan bahasa.2 Keterlambatan bicara pun dapat dipengaruhi oleh keterbelakangan mental, autisme, tuna wicara, cerebral palsy, dan lingkungan bilingual. 

Untuk mengetahui persisnya, sebaiknya Mam berkonsultasi dengan dokter anak, sehingga masalahnya dapat teratasi. Dokter akan mendiagnosa secara fisik dan bisa jadi merujuk Si Kecil ke spesialis lain untuk evaluasi yang lebih mendalam termasuk ahli THT, ahli bicara-bahasa, ahli saraf, atau layanan intervensi anak usia dini. 3 

Baca Juga: 7 Nutrisi Otak untuk Anak Tumbuh Pintar 

Cara Mudah Stimulasi Anak Bicara

Jika tidak ditemukan adanya masalah secara fisik mengenai kenapa Si Kecil kesulitan berbicara, Mam dapat melakukan pendekatan-pendekatan berikut sebagai cara stimulasi anak bicara:4 

Mengajak Si Kecil berbicara meskipun hanya satu arah untuk menceritakan apa yang sedang Mam lakukan 

Gunakan gestur menunjuk saat merujuk pada sebuah benda sambil mengucapkan benda yang dimaksud. Lakukan cara ini untuk menunjukkan bagian tubuh, mainan, warna, atau hal-hal yang dilihat saat sedang berjalan 

Bacakan cerita atau buku untuk Si Kecil dan gunakan gambar sebagai panduan 

Beri Si Kecil perhatian penuh saat bicara dan bersabarlah mendengarkan ucapannya 

Nyanyikan lagu yang mudah untuk dia lantunkan 

Ketika ada orang lain bertanya padanya, biarkan dia menjawab. Jangan wakilkan dia untuk menjawab 

Meski Mam sudah tau apa yang dia butuhkan, biarkan dia berbicara untuk memintanya 

Ulangi kata-katanya yang salah dengan kata yang benar, daripada mengkritik kesalahannya 

Ajak Si Kecil untuk berinteraksi dengan anak sebaya yang memiliki kemampuan bicara dan berbahasa yang baik 

Tanyakan sesuatu dan beri dia pilihan, berikan dia cukup waktu untuk menanggapi 

Setiap aspek terkait tumbuh kembang Si Kecil dipengaruhi oleh faktor yang saling berkaitan satu sama lain. Termasuk kemampuan bicara dan berbahasa. Oleh sebab itu, memenuhi faktor-faktor yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang Si Kecil menjadi perhatian utama; termasuk asupan nutrisinya. 

Susu merupakan asupan yang baik untuk diberikan kepada anak karena rasanya mudah diterima oleh anak dan mengandung nutrisi seperti protein, kalsium, zat besi, zink, DHA, dan vitamin yang baik untuk bantu dukung tumbuh kembang Si Kecil. 

S-26 Procal Nutrissentials adalah susu pertumbuhan untuk anak usia 1-3 tahun, dan S-26 Promise Nutrissentials adalah susu yang dapat dikonsumsi untuk anak di atas usia 3 tahun. Dengan pengalaman 100 tahun dari Wyeth Nutrition, dukung fondasi belajar Si Kecil.  

Terus percaya pilihanmu, percaya S-26 Procal Nutrissentials. Selalu dukung fondasi belajar Si Kecil! Mam pintar, #PercayaPilihanPintar 

Untuk memantau perkembangan Si Kecil secara seksama, Mam bisa menjatuhkan pilihan pintarnya kepada fitur #PercayaPilihanPintar Milestone Tracker yang ada di halaman ini. Dengan fitur ini, Mam bisa memantau perkembangan keenam pilar fondasi belajar Si Kecil sesuai dengan tahapan usianya. 

Source : 

kidshealth.org/en/parents/not-talk.html  

healthline.com/health/speech-delay-3-year-old-2  

Speech Delay at 3 Years Old: What's Normal, What Should Be Evaluated. Retrieved May 26, 2022 from healthline.com/health/speech-delay-3-year-old-2. 

Wyeth milestone content listing for article

Average Rating
Average: 5 (1 vote)

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login