Ciri-Ciri Perkembangan Akal, Fisik dan Anak Usia 2 Tahun

Ciri-Ciri Perkembangan Akal, Fisik dan Anak Usia 2 Tahun

Ketika si Kecil berumur 2 tahun, ia mulai terlihat tidak seperti bayi lagi.

Waktu membaca: 4 menit

Ketika si Kecil berumur 2 tahun, ia mulai terlihat tidak seperti bayi lagi. Ia mulai mengontrol tindakannya sendiri: ia tak hanya bisa berjalan dan berbicara, tetapi ia sudah bisa berlari, bertanya, dan bahkan sudah mulai bisa makan sendiri, menyampaikan kepada orang lain apa yang hendak ia lakukan, dan sebagainya. Namun, ia masih sangat tergantung pada orang tuanya. Mari kita lihat tahap perkembangannya dalam tiga area ini.

Perkembangan Akal

  • Mampu memahami frasa-frasa yang umum dipakai setiap hari.
  • Belajar banyak kata baru dan sering mempraktikkannya.
  • Bisa mengajukan pertanyaan yang singkat dan sederhana.
  • Bisa menyebutkan namanya.
  • Ia belum bisa benar-benar memahami orang lain. Ia belum paham jika pikirannya terpisah dari orang lain. Ia mengira orang tua/pengasuhnya mengetahui pikirannya. 
  • Ia masih berjuang dengan dunianya yang semakin luas sementara ia sendiri kemampuannya masih kurang.
  • Ia sangat penasaran dengan benda atau sesuatu yang tidak familier. Ia berusaha memahami hal-hal yang tidak familier itu dengan panca indra dan kemampuan motoriknya.
  • Ia mengamati apa yang terjadi setelah tindakan tertentu dan mulai mengategorikan benda-benda.
  • Karena kemampuan berbahasanya masih kurang, ia belum mampu memerinci hasil observasinya. Namun, ia bisa membuat pernyataan-pernyataan sederhana dan gestur untuk membantu menyampaikan ide.

Perkembangan Sosial

  • Masih sulit menjalin relasi dengan anak-anak lain yang sebaya atau dengan orang dewasa yang belum ia kenal.
  • Ia malu dengan kehadiran orang asing. Ia akan bersembunyi di balik punggung Mam, memegang erat-erat rok Mam, ketika ada kerabat atau tetangga datang ke rumah.
  • Ia sedang senang-senangnya mengeksplorasi dunia sekitar. Namun, terkadang ia merasa kewalahan. Jadi, ia sering merasa membutuhkan boneka. Boneka ini berguna ketika ia merasa stres, atau sedang terpisah dari orang tuanya.
  • Reaksinya bisa berlebihan jika kehilangan sesuatu yang tampak sepele di mata orang tua atau pengasuhnya. Misalnya, kehilangan boneka. Pada umur 2 tahun, boneka merupakan benda sangat penting dalam hidupnya. Namun, ia belum paham kehilangan besar dan permanen, misalnya kematian. 
  • Kadang tidak paham apa yang disampaikan orang dewasa. Hal ini lebih disebabkan karena tahapan perkembangannya. Ia belum sepenuhnya paham bahwa dirinya berbeda dengan orang lain. Jadi, ia kurang memiliki keinginan untuk menyenangkan orang lain. 
  • Ia cenderung dominan saat berusaha mengendalikan lingkungan di sekitarnya. Ia berusaha memperoleh kendali. 
  • Ia bisa tantrum karena ketika ia tidak bisa meraih sesuatu yang tengah ia usahakan, lalu orang lain mencoba menghentikan tindakannya, dan ia masih berjuang mengendalikan emosinya.
  • Ia masih belum mau berbagi mainan dengan anak lain karena ingin memiliki semua yang ia inginkan. Jadi, tidak heran ia sering berebut dengan anak lain.

Perkembangan Fisik

  • Belum bisa berjalan tegak dengan tangan terayun.
  • Kepalanya merunduk saat berlari.
  • Bisa memutar pegangan pintu dan membukanya.
  • Suka merangkak dan menirukan binatang.
  • Bisa naik dan duduk di kursi sendiri.
  • Suka memanjat dan mencari keseimbangan pada benda yang tinggi
  • Bisa membungkuk dengan mudah dan tidak terjatuh.
  • Bisa naik sepeda roda tiga dan sesekali mengayuhnya.
  • Bisa menendang bola kecil ke depan.
  • Mulai bisa memakai dan melepas baju sendiri.
  • Sudah cukup besar untuk diajari memakai toilet.

Referensi :
1. Bowler, Peter, Your Child from One to Ten, Melbourne: Australian Council for Educational 
2. Schaefer, Charles. Dr., Ages & Stages, John Wiley & Sons, Inc.
3. http://www.pbs.org/parents/childdevelopmenttracker/two/index.html


Foto :
1. http://www.istockphoto.com/photo/portrait-of-happy-little-boy-giving-yo…
2. http://www.istockphoto.com/photo/toddler-girls-playing-with-puzzle-piec…
 

Yuk Cari Inspirasi Hebat Lainnya