Perbedaan Pertumbuhan Anak Laki-laki dan Perempuan

4 Perbedaan Pertumbuhan Anak Laki-Laki dan Perempuan

Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan umum di antara pertumbuhan dan perkembangan antara anak laki-laki dan perempuan, Mam dan Pap akan terbantu untuk mempersiapkan edukasi yang tepat untuk si Kecil.

Dengarkan Artikel
Waktu membaca: 5 menit
Meski secara teori ada perbedaan pertumbuhan tertentu antara anak laki-laki dan perempuan, tetap saja tumbuh kembang anak dibentuk oleh lingkungan terdekat, yaitu keluarga.

“Meski secara teori ada perbedaan pertumbuhan tertentu antara anak laki-laki dan perempuan, tetap saja tumbuh kembang anak dibentuk oleh lingkungan terdekat, yaitu keluarga.”

Setiap orang tua tentu menyadari bahwa setiap anak adalah unik dan berkembang dengan tahapan yang berbeda-beda. Berbeda jenis kelamin pun, anak juga memiliki perkembangan yang berbeda. Para ilmuwan pun hingga kini terus meneliti perbedaan ini, dari sisi genetik, hormonal, juga struktur di dalam otak yang mungkin dapat menjelaskan bagaimana perbedaan antara pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan bisa terjadi. 

Dengan mengetahui perbedaan-perbedaan umum di antara perkembangan dan pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan, orang tua tentu akan terbantu untuk mempersiapkan edukasi dan pengasuhan yang tepat untuk si Kecil. Berikut adalah beberapa faktor perbedaan antara pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan:

1. Pertumbuhan Fisik

Dalam masa tumbuh kembang, sejak dilahirkan hingga memasuki usia remaja, pada dasarnya anak laki-laki dan perempuan memiliki pertumbuhan yang relatif setara dalam masalah tinggi badan dan berat badan. Perbedaan pertumbuhan anak laki-laki dan perempuan dalam pertumbuhan fisik tidak terlalu signifikan, hingga nanti memasuki masa akhir sekolah dasar, di mana anak-anak perempuan akan mulai tumbuh tinggi lebih cepat, sementara untuk anak laki-laki baru akan tumbuh terutama tinggi badannya dengan cepat beberapa tahun setelahnya.

2. Keterampilan Verbal

Faktor genetik atau hormonal sangat mempengaruhi fungsi otak, sehingga membedakan reaksi anak laki-laki dan perempuan terhadap keterampilan verbal. Anak laki-laki cenderung lebih lambat berbicara dan memiliki kosa kata yang lebih sedikit daripada anak perempuan. Anak perempuan cenderung lebih mahir membaca tanda-tanda non-verbal, seperti intonasi dan ekspresi, sehingga secara umum anak perempuan lebih terampil berkomunikasi, terutama yang melibatkan emosi dan penguasaan kata-kata. 

Baca Juga: Nutrisi Penting untuk Mendukung Si Kecil Tumbuh Aktif

3. Keterampilan Motorik

Motorik kasar untuk anak laki-laki yang meliputi berlari, melompat, dan keseimbangan, cenderung berkembang lebih cepat dibandingkan anak perempuan, mereka justru lebih cepat mengembangkan motorik halusnya, seperti memegang pensil dan menulis. Atas dasar inilah, anak-anak perempuan mungkin akan lebih dulu tertarik pada seni (melukis, mewarnai, dan keterampilan seni lainnya) dibandingkan anak laki-laki.

4. Keterampilan Personal dan Kemandirian

Saat anak perempuan tertekan, dia akan menyelesaikannya dengan menjalin hubungan pertemanan, sementara anak laki-laki lebih cenderung segera mencari jalan keluar. Sementara untuk ekspresi emosi, anak perempuan lebih ekspresif menunjukkan emosi sedih atau kecewa, misalnya dengan menangis, sementara anak laki-laki lebih ekspresif dalam mengungkapkan kemarahannya, misalnya dengan menendang mainannya. Dari kepribadiannya, anak laki-laki lebih ke karakter yang difficult (sulit) sementara anak perempuan lebih banyak lahir dengan karakter yang easy going (mudah). 

Meski secara teori ada perbedaan pertumbuhan anak baik antara anak laki-laki dan perempuan, tetap saja tumbuh kembang anak dibentuk oleh lingkungan terdekat, yaitu keluarga. Jadi, sangat mungkin terjadi di tengah keluarga seniman, anak laki-laki justru mengembangkan bakat seninya terlebih dahulu daripada keterampilan fisik yang lain, atau anak perempuan yang berada di tengah keluarga olahragawan akan lebih dulu tertarik pada aktivitas fisik daripada seni. Tak masalah yang mana yang lebih dulu berkembang, yang penting anak-anak tetap sehat dan tumbuh kembang secara optimal.

Pemberian edukasi yang sesuai dengan pertumbuhan anak dapat menjadi stimulus untuk mengenali dan mengembangkan potensi si Kecil lho Mam. Kemudian Mam juga bisa mendukung nutrisinya dengan memberikan makanan bergizi serta susu tambahan seperti S-26 Nutriessentials yang merupakan susu pertumbuhan untuk mendukung kesiapan belajar si Kecil.

Yuk Cari Inspirasi Hebat Lainnya

Average Rating
Average: 5 (9 votes)

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login