Peran Mam dalam Proses Belajar Baca Anak Menurut Para Ahli

Peran Mam dalam Proses Belajar Baca Anak Menurut Para Ahli

Waktu membaca: 6 menit

Mam, belajar baca anak merupakan bagian penting dari perkembangan mereka. Agar hasilnya optimal dan proses belajar baca anak berjalan lancar, sebaiknya belajar membaca dilakukan saat masa peka anak untuk membaca sudah muncul. Yaitu saat anak memang sudah menunjukkan minat dan sudah siap untuk belajar membaca. Tapi bukan berarti Mam tak perlu melakukan apa-apa, ya. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai peran Mam dalam proses belajar baca anak.

  • Memberikan stimulasi
    Salah satu peran Mam dalam proses belajar baca anak adalah memberikan stimulasi pada si Kecil untuk memancing minat baca dan juga memberikan stimulasi untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan yang kelak akan mendukungnya belajar membaca.

    Pada usia balita anak semakin aktif berkomunikasi dan mulai mengekspresikan kepribadian, keinginan, dan menyampaikan kemauannya. Kecakapan bahasanya semakin baik dan mulai menggunakan kalimat sederhana dengan tata bahasa benar. Oleh karena itu, pada usia ini tepat untuk diberikan stimulasi untuk dukung belajar baca anak nantinya. Pengulangan kata, mengingat dan mengulang cerita dapat membantu keterampilan berbahasa mereka yang pada akhirnya akan membantu kecakapan membaca dan menulis saat mereka bersekolah. 

    Ya, sebelum Mam mengajarkan anak membaca, Mam harus mempersiapkan anak belajar membaca. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menyiapkan anak untuk belajar membaca adalah dengan bernyanyi dan ngobrol bersama serta mendongeng. Hal-hal ini adalah pembuka jalan agar anak dapat memahami banyak kata dan belajar berbicara dengan benar. Setelah kegiatan ini menjadi kebiasaan, maka belajar baca anak baru bisa dimulai.
     
  • Mengajarkan membaca dengan buku yang tepat
    Saat anak belajar membaca, Mam perlu memilihkan buku yang tepat bagi setiap tahap belajar membaca anak. Seperti apa buku yang tepat?
    1.    Pilihlah buku tanpa ilustrasi yang rumit dengan cerita yang sederhana
    2.    Pilih buku yang ceritanya menarik perhatian anak secara emosional
    3.    Pilih buku yang tingkat kesulitannya sesuai dengan kemampuan anak. Buku yang terlalu mudah akan membuat anak bosan. Buku yang terlalu sulit dapat membuat anak frustasi.
     
  • Mengajarkan membaca buku dengan cara yang tepat.
    Jadikan saat belajar membaca dengan buku sebagai aktivitas yang menyenangkan. Tetapi pastikan pula si Kecil mendapat pengalaman belajar membaca yang efektif melalui kegiatan membaca bersama Mam.
    1.    Pastikan selalu ada interaksi dengan anak saat membacakan cerita, misalnya dengan cara:
    a.    menunjuk dan menyebut kata lalu meminta anak untuk mengulangnya 
    b.    bertanya pada anak mengenai ceritanya, apa kira-kira yang akan terjadi selanjutnya dalam cerita}}
    c.    jalankan jari di bawah kata-kata saat Mam membaca, hal ini akan mengajari anak cara membaca adalah dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan
    2.    Biarkan anak bereksplorasi dengan menunjuk, memegang, atau membolak-balik halaman buku, Mam bisa memberi tahu anak mana bagian depan dan belakang buku atau apakah bukunya terbalik atau tidak
    3.    Ucapkan kata-kata dengan fonetik yang benar dan ulang beberapa kali agar anak memiliki kesadaran (awareness) akan bunyi sebuah kata
    4.    Biasanya anak akan senang mengulang membaca buku yang itu-itu saja dan Mam akan menjadi bosan, tetapi sesungguhnya hal ini sangat penting dalam perkembangan dan belajar mereka
    5.    Bermain-mainlah dengan intonasi dan ubah-ubahlah suara Mam saat membaca buku, hal ini akan membuat anak semakin tertarik dan bahkan mengikuti kata yang diucapkan
    6.    Jangan batasi waktu membaca hanya pada satu waktu, bacakan buku pada anak kapan saja dan sesering mungkin.
     

Untuk membuat belajar baca ini semakin seru sehingga minat baca anak semakin tinggi, Mam juga dapat mengajak anak ke toko buku, perpustakaan, bertukar buku dengan teman, atau bahkan menghadiahi teman buku-buku. Selain itu, untuk membuat anak memahami pentingnya membaca, Mam bisa menunjuk huruf dan kata pada papan iklan atau marka jalan, papan nama toko atau peta MRT. Aktivitas-aktivitas seperti ini akan terasa menyenangkan dan tidak terasa sebagai belajar membaca bagi anak. 

Satu hal lain yang tidak kalah penting adalah orangtua perlu menjadi panutan dalam membaca. Biarkan anak sering melihat orangtua membaca buku, koran, majalah dibanding melihat gawai. Dengan begini anak dapat memahami bahwa membaca adalah kegiatan yang umum dan penting di dalam keluarga. 


Sumber:
Chamberlin, J. 2012. Bringing books to life: Psychologists’ research points to new ways to nurture young readers. Monitor  on Psychology Vol. 43 (9), p. 40. American Psychology Association. https://www.apa.org/monitor/2012/10/books
Education and Training - Victoria State Government Australia. Reading with children: Engaging children in reading experiences presents infinite opportunities for developing language and emergent literacy skills. Literacy Teaching Toolkit. https://www.education.vic.gov.au/childhood/professionals/learning/eclit… 
Shrier, C. 2013. ABC’s of early literacy: The importance of developing early literacy skills. Michigan State University News. https://www.canr.msu.edu/news/abcs_of_early_literacy_the_importance_of_….
Starting Blocks - Australian Children’s Education & Care Quality Authority. Reading for Preschoolers. https://www.startingblocks.gov.au/at-home/reading-with-preschoolers/ 
Te Tāhuhu o te Mātauranga – Ministry of Education of New Zealand. The importance of talking, reading, drawing, counting. Early learning, Supporting learning at home. https://parents.education.govt.nz/early-learning/supporting-learning-at…
 

Yuk Cari Inspirasi Hebat Lainnya

Average Rating
Average: 5 (1 vote)
Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login