Manfaat Mainan Untuk Perkembangan Si Kecil

Manfaat Mainan Untuk Perkembangan Si Kecil

Bermain adalah aktivitas yang penting untuk si Kecil sebagai bagian dari proses pertumbuhan mereka.

Waktu membaca: 5 menit
Mainan anak dapat dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan dari bagian mana mainan tersebut membantu perkembangan si Kecil.

Bermain adalah aktivitas yang penting untuk si Kecil sebagai bagian dari proses pertumbuhan mereka. Mainan, alat yang digunakan si Kecil untuk bermain, bisa didapat dengan dibeli namun juga bisa didapatkan dari benda-benda yang ada dalam keseharian mereka, seperti sedotan, tutup panci atau sendok. Benda apapun yang aman untuk si Kecil dapat dijadikan sebagai mainannya.Bahkan seperti pada saat membuka kado, Mam pasti pernah melihat si Kecil malah sibuk bermain dengan pita dan kertas kado dibandingkan isi dari kado tersebut.
 
Mainan anak dapat dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan dari bagian mana mainan tersebut membantu perkembangan si Kecil. Terkadang satu mainan dapat masuk dalam beberapa kategori. Mobil-mobilan dapat membantu perkembangan otot si Kecil namun juga dapat digunakan sebagai ambulan dalam permainan rumah sakit.
 
Mainan untuk perkembangan otot dan fisik seperti kereta, mobil, sepeda, puzzle, balok, sapu dan sekop.
Mainan untuk perkembangan sensorik (5 indra) seperti permainan air, alat musik, bubbles, play dough dan mainan pasir
Mainan untuk perkembangan fantasi dan kemampuan sosial seperti boneka, mobil-mobilan, buku dan games.
Mainan untuk perkembangan kecerdasan dan kekreatifan seperti clays, krayon, cat air, buku, kertas dan gunting.
Si Kecil memerlukan beragam mainan dari setiap kategori di atas dengan porsi yang seimbang untuk menyempurnakan proses perkembangan mereka.

Mengapa mainan itu penting? 
Sebagai media bagi si Kecil untuk mempelajari berbagai hal.
Sebagai contoh, bayi dan balita tidak mengerti mengenai gravitasi bumi, mereka tidak memahami bahwa barang yang jatuh akan selalu mengarah ke bawah atau ke lantai. Hal ini bisa di pelajari saat mereka bermain. Saat si Kecil bermain dengan mainan genggam misalnya, dan menjatuhkan mainannya, mereka akan menyadari bahwa benda tersebut jatuh ke lantai. Saat Mam mengambilkan dan mengembalikan mainan tersebut pada si Kecil, mereka mungkin akan dengan sengaja menjatuhkannya kembali untuk melihat benda tersebut jatuh lagi ke bawah. Mereka akan menikmati permainan “menjatuhkan benda” ini sepanjang Mam mau meladeni mereka. Tak lama pun, apapun yang ada dalam genggaman mereka akan menjadi mainan untuk dijatuhkan; botol, sendok, bola atau bahkan mangkuk makan mereka. Mereka belajar dan bermain dari esperimen ini dari apapun yang mereka sentuh, pada akhirnya mereka memahami gravitasi bumi karena pengalaman langsung mereka dengan mainannya tersebut.

Untuk perkembangan otot, koordinasi dan keseimbangan.
Saat mereka mengendarai sepedanya, perhatikan bagaimana otot-otot mereka bekerja. Atau bagaimana mereka belajar menjaga keseimbangan saat sedang mendaki naik saat berada di tempat bermain atau bagaimana si Kecil mengontrol otot saat bermain menara balok supaya balok-balok tersebut seimbang dan tidak jatuh saat semakin tinggi.

Mengajak si Kecil untuk berkreasi dan berimajinasi.
Berikan pada mereka kotak karton kosong dan perhatikan bagaimana mereka berkreasi dan mengubah boks tersebut menjadi sesuatu yang menyenangkan; kereta, rumah ataupun kandang binatang. Anak-anak banyak memulai permainan mereka dengan imajinasi mereka, adanya mainan mendorong si Kecil untuk lebih bermain dengan imajinasinya. 

Menambah kepercayaan diri mereka.
Saat akhirnya menguasai suatu permainan seperti menyelesaikan puzzle, dapat mengendarai sepeda roda tiganya atau sukses meniup bubbles, kesuksesan ini mengembangkan perasaan hebat dalam diri si Kecil. Saat mereka berkata, “Aku bisa, coba lihat!” penting buat Mam untuk memberikan pujian dan pengakuan pada si Kecil, karena saat orang dewasa memberikan perhatian dan pengakuan pada permainan dan pencapaian mereka, hal ini dapat membuat mereka merasa berharga dan meningkatkan kepercayaan diri si Kecil dan mengembangkan konsep diri mereka.

Mengajarkan pentingnya empati, kerja sama dan pertemanan
Selain membangun kepercayaan diri, mainan juga dapat menjadi dasar pertemanan untuk si Kecil. Mainan seperti jungkat jungkit hanya akan bekerja bila Si Kecil dan teman nya bekerja sama dengan baik. si Kecil juga biasanya akan lebih mudah berinteraksi dengan teman sebayanya saat bermain bersama. Bermain dalam kelompok yang terdiri dari beberapa anak dapat membantu si Kecil belajar memahami perasaan dan pikiran teman-temannya serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada orang lain. Mereka belajar apa yang akan terjadi saat mereka mau berbagi mainan dengan temannya, dan apa yang terjadi saat mereka tidak mau berbagi.
Jadi walau terlihat remeh, namun ternyata mainan memiliki banyak fungsi penting terhadap perkembangan fisik dan mental si Kecil. Yuk, kita bantu supaya waktu bermain mereka menjadi makin menyenangkan dan optimal. Selamat bermain, Mam!
 

Wyeth milestone content listing for article

Average Rating
Average: 4 (1 vote)
Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login