Kenapa Berat Badan Si Kecil Turun Terus

Kenapa Berat Badan Bayi Turun Terus Setelah Lahir?

22.03.2021

Lazimnya, si Kecil akan mengalami penurunan berat badan setelah lahir. Namun, saat beratnya terus menurun, Mam perlu lebih teliti dan waspada. Mam perlu mengetahui penyebab dan cara menanganinya.

headphones

PLAYING: Kenapa Berat Badan Bayi Turun Terus Setelah Lahir?

4 min read

Untuk bisa mengawasi bagaimana penurunan berat badan si Kecil, Mam harus rutin menimbang si Kecil.

Salah satu tolok ukur dari tumbuh kembang bayi yang baik dilihat dari berat badannya. Lazimnya, setelah dilahirkan si Kecil akan mengalami penurunan berat badan, meski tidak terlalu banyak. Namun saat berat badannya terus menurun, Mam perlu lebih teliti dan waspada, karena hal ini seharusnya tidak terjadi dan bisa memengaruhi kesehatan anak. 

Apa Penyebabnya? 

Penyebab berat badan bayi turun antara lain:

  • Si Kecil adalah anak yang aktif. Tidak bisa disalahkan bila ternyata si Kecil Mam adalah anak yang senang bergerak, apalagi saat ia makin bersemangat untuk merangkak maupun mulai bisa berjalan. Selama di Kecil terlihat sehat, berarti penurunan berat badan ini bukanlah sebuah masalah.
  • Jeda waktu makan yang terlalu jauh. Untuk bayi, biasanya jeda di antara waktu makan adalah 3-4 jam, bervariasi antara makanan berat dan camilan. Kalau Mam memberi jeda yang terlalu jauh, si Kecil berat badannya bisa menurun. Berikan si Kecil camilan sehat di antara waktu makannya, sehingga saat tiba waktu makan berat, perutnya tidak terlalu kosong. 
  • Terjadi gangguan penyerapan makanan yang menjadi penyebab berat badan bayi turun. Bagi si Kecil yang banyak makan tetapi berat badannya cenderung stabil malah menurun, ada kemungkinan dia mengalami gangguan penyerapan makanan. Nutrisi yang seharusnya diserap tubuh malah dikeluarkan sehingga berat badannya tak kunjung meningkat. Segera konsultasikan ke dokter atau pakar nutrisi untuk mendapatkan saran yang tepat.
  • Faktor genetika. Bila di dalam keluarga memang bertubuh cenderung kurus, si Kecil biasanya akan menunjukkan kondisi yang sama. Selama si Kecil terlihat tetap sehat, berarti kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan. 
  • Masalah fungsi organ. Bila ada kelainan dalam sistem organ dalam tubuh bayi, seperti sistem pencernaan, sistem hormonal, sistem imunologi, kondisi ini juga bisa terlihat dari berat badan yang sulit meningkat atau cenderung turun. Konsultasikan ke dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut. 
     

Baca Juga: 5 Masalah yang Umum Terjadi pada Bayi Baru Lahir 


Cara Menangani

Selama kondisi ini bukan akibat gangguan penyakit atau kondisi khusus, Mam bisa membantu meningkatkan berat badan bayi turun dengan cara-cara berikut:

  • Untuk si Kecil yang masih bayi, berikan ASI setidaknya 2 jam sekali.
  • Pererat kedekatan Mam dengan si Kecil, karena menurut penelitian, hormon prolaktin dan oksitosin dalam tubuh Mam dipengaruhi oleh bonding dengan si Kecil. Kedua hormon ini adalah yang berperan dalam produksi ASI. 
  • Bantu dengan pijat bayi. Teknik ini sudah terbukti membantu meningkatkan kinerja organ pencernaan, yang mendukung peningkatan berat badan bayi. 

 
Untuk bisa mengawasi bagaimana penurunan berat badan si Kecil, Mam harus rutin menimbang si Kecil. Sehingga Mam bisa melihat langsung bagaimana perkembangan kesehatan anak melalui data berat badan.
 

Yuk Cari Inspirasi Hebat Lainnya

Mam, Pantau Pertumbuhan Anak dengan Grafik Pertumbuhan Ini, Yuk!

Mam, Pantau Pertumbuhan Anak dengan Grafik Pertumbuhan Ini, Yuk!

Grafik pertumbuhan anak merupakan grafik yang menggambarkan tumbuh kembang optimal anak-anak. Dengan menggunakan grafik pertumbuhan

Jangan Disepelekan! Inilah Kebutuhan Anak Usia Dini yang Harus Dipenuhi

Jangan Disepelekan! Inilah Kebutuhan Anak Usia Dini yang Harus Dipenuhi

Dalam masa tumbuh kembang, anak akan mengalami berbagai perubahan dalam tubuhnya baik secara fisik maupun psikologis.

Fase Perkembangan Anak 1-3 Tahun yang Perlu Mam Ketahui

Fase Perkembangan Anak 1-3 Tahun yang Perlu Mam Ketahui

Selepas si Kecil lahir, proses perkembangannya akan berlangsung dengan sangat pesat. Krusial mungkin bisa jadi kata yang mendeskripsikan proses yang sejatinya mesti dinikmati baik oleh Mam maupun si Kecil.

Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara yang Dapat Mom Lakukan untuk Dukung Eksplorasinya

Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini dan Cara yang Dapat Mom Lakukan untuk Dukung Eksplorasinya

Masa tumbuh kembang adalah masa yang menarik pada kehidupan Si Kecil. Selepas 12 bulan, seiring dengan tumbuh kembangnya yang pesat

Produk Wyeth Nutrition

procalgold.png

S-26 Procal GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 1-3 tahun)

promise-baru.png

S-26 Promise GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 3-12 tahun)

promise-a

S-26 Promise Nutrissentials

Susu bubuk Anak usia 3-12 Tahun. Berikan Nutrisi, Inspirasi, & Stimulasi tepat untuk bantu Ia siap belajar.

Informasi Parenting untuk Mam dan Pap

Temukan informasi seputar nutrisi, stimulasi, tumbuh kembang, dan tips parenting di periode

Pra-Kehamilan, Kehamilan, Bayi, dan Anak.

Pra-kehamilan

Pra-Kehamilan

Informasi cara mempersiapkan kehamilan dan tips penting selama masa pra-kehamilan.

Kehamilan

Kehamilan

Informasi lengkap tentang masa kehamilan dari trimester pertama,  hingga persalinan.

Anak

Anak

Pelajari nutrisi, stimulasi, tumbuh kembang, dan tips parenting untuk si Kecil usia di atas 1 tahun di sini.

Bayi

Bayi

Pelajari nutrisi, stimulasi, tumbuh kembang, dan tips parenting untuk si Kecil usia 0-12 bulan di sini.

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login