Ide Aktivitas sebagai Cara Melatih Anak Berbicara

Perkembangan bahasa, yang meliputi kemampuan untuk berbicara secara verbal, adalah salah satu tugas perkembangan anak usia dini yang sangat penting. Peran Mam dan Pap tentu sangat penting untuk mendukung perkembangan bahasa si Kecil. Sebuah studi menunjukkan bahwa anak yang di usia dini mendapat cukup stimulasi bahasa akan memiliki kosa kata dan tata bahasa yang lebih baik di saat ia besar nanti.

Bagaimana cara melatih anak berbicara yang bisa Mam dan Pap terapkan? Tentunya bukan dengan cara ‘diajarkan’ satu arah ya, Mam. Cara melatih bicara anak umur 1 tahun maupun anak umur 2 tahun perlu dilakukan melalui aktivitas sehari-hari dan dimulai bahkan sejak awal kehidupannya. Yuk, simak beberapa ide aktivitas sehari-hari yang bisa Mam lakukan sejak usia dini sebagai cara melatih anak berbicara berikut ini.

  1. Ajak si Kecil ‘mengobrol’
    Ya, bahkan sejak si Kecil baru lahir dan belum bisa membalas obrolan Mam. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang sering diajak bicara oleh orang tuanya sejak usia dini akan memiliki kosakata yang lebih banyak dan mampu berbicara dengan tata bahasa yang lebih kompleks. Berbicaralah pada si Kecil sambil melakukan berbagai aktivitas. Misalnya, saat ia masih bayi, ajak ia berbicara sambil Mam memandikannya, mengganti popoknya, atau menggendongnya. Semakin ia besar, berbicaralah dengan si Kecil saat sedang membereskan mainan, mencuci tangan, berpakaian, ke supermarket, dan lain sebagainya. Bingung hendak bicara apa? Sampaikan saja pada si Kecil apa yang sedang Mam lakukan. Dengan begitu si Kecil akan mulai bisa mengasosiasikan kata-kata yang Mam ucapkan dengan aktivitas yang dilakukan.

  2. Sisipkan kosakata baru saat berbicara dengan si Kecil
    Dengan begitu tentunya anak akan mengetahui berbagai kosakata dan dapat menggunakannya dengan benar. Misalnya, makanan bisa disebut ‘enak’ dan juga ‘lezat’, dan lain sebagainya. Gunakan saja berbagai kosakata yang sederhana. Jika ia sering mendengar berbagai kosakata, tentunya kata-kata tersebut tak akan asing lagi baginya.

  3. Membaca buku bersama si Kecil
    Tak perlu menunggu si Kecil cukup besar untuk mulai membacakan buku. Mam bisa melakukannya sejak si Kecil bayi. Pilihlah buku bergambar dengan warna-warna cerah. Pilih buku yang sesuai dengan usia si Kecil. Saat membacakan buku, Mam tak perlu benar-benar membaca semua tulisan yang ada di buku, lho. Malah Mam bisa hanya menjelaskan gambar yang ada di dalam buku saja. Jadi, saat bercerita, usahakan untuk menunjukkan gambar yang ada sehingga anak bisa mengasosiasikan kata dan gambar di dalam buku. Jadikan pula kegiatan membaca buku menjadi kegiatan seru yang interaktif. Misalnya dengan meminta si Kecil menunjuk gambar di buku, ikut bercerita, dan lain sebagainya.

  4. Bernyanyi
    Ya, bernyanyi adalah salah satu cara melatih anak berbicara yang paling efektif. Dengan bernyanyi si Kecil akan bersenang-senang sekaligus belajar mengucapkan berbagai kata-kata. Misalnya Mam bisa mengenalkan nama-nama warna melalui lagu ‘Balonku’, nama anggota tubuh dengan lagu ‘Kepala Pundak Lutut Kaki’, berbagai gerakan melalui lagu ‘Jika Kau senang Hati’, dan masih banyak lagi.

  5. Sebutkan nama-nama benda dan aktivitas
    Dalam setiap aktivitas Mam bisa menyebutkan nama-nama benda yang ada di sekitar si Kecil dan menyebutkan aktivitas yang sedang dilakukan. Misalnya saat di jalan Mam bisa menunjuk kendaraan yang terlihat sambil menyebutkan namanya, menunjuk dan menyebut nama buah serta warnanya saat di supermarket, dan lain sebagainya.

  6. Jangan lupa beri kesempatan si Kecil bicara
    Cara melatih anak berbicara tentunya juga dengan memberikan kesempatan bagi si Kecil untuk berbicara. Minta si Kecil bercerita apa saja atau menceritakan gambar yang ada dalam buku cerita menggunakan bahasanya sendiri, ajukan berbagai pertanyaan pada si Kecil, dan lain sebagainya.

Hal lain yang bisa Mam lakukan adalah dengan tidak mengoreksi ucapan si Kecil dengan mengatakan bahwa yang ia ucapkan salah. Tetapi sebutkan saja kembali kata-kata tersebut dengan cara pengucapan yang benar.

Sumber:

https://childmind.org/article/helping-toddlers-expand-their-language-skills/

https://www.zerotothree.org/resources/1285-supporting-language-and-literacy-skills-from-12-24-months

http://www.parentguidenews.com/Articles/ActivitiestoEncourageSpeechand- LanguageDevelopment

https://www.parents.com/baby/development/talking/9-ways-to-help-your-childs-language-development/

https://childmind.org/article/helping-toddlers-expand-their-language-skills/

https://www.todaysparent.com/toddler/toddler-development/fun-ways-to-boost-your-toddlers-language-development/

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya