Empati, Nilai Penting dalam Pendidikan Karakter Anak Hebat

Selain pendidikan akademis, pendidikan karakter anak juga diperlukan untuk menjadikan si Kecil anak hebat. Ada banyak nilai positif yang penting dalam membentuk karakter anak hebat, salah satunya adalah empati. Dengan memiliki empati seseorang akan bersikap lebih baik, lebih penyayang, lebih etis dan juga dapat mencegah seseorang berbuat yang tidak baik terhadap orang lain. Penelitian menunjukkan bahwa empati penting dalam pendidikan karakter karena merupakan bagian esensial untuk membentuk hubungan yang sehat dan positif antara anak, keluarga, teman-teman di sekolah dan orang lain pada umumnya. 

Kemampuan untuk berempati adalah sesuatu yang perlu ‘diajarkan’ pada si Kecil dan peran orang tua serta lingkungkan terdekat si Kecil sangatlah besar. Sebelum membahas mengenai bagaimana Mam dan Pap dan menumbuhkan rasa empati dalam diri si Kecil, yuk terlebih dahulu kita bahas lebih lanjut apa yang dimaksud dengan empati. 

Secara umum, seseorang yang memiliki rasa empati dapat:

  1. Memahami bahwa dirinya dan orang lain adalah individu yang berbeda dan memiliki pikiran serta perasaan masing-masing.

  2. Mengenal dan memahami berbagai jenis emosi dan pikiran yang ia atau orang lain rasakan.

  3. Ketika melihat situasi tertentu yang dialami orang lain, ia dapat membayangkan perasaan atau pikiran dari orang yang mengalaminya.

  4. Mengetahui atau dapat mengira-ngira respon seperti apa yang sesuai untuk membantu orang lain yang mengalami suatu kejadian.

Bagaimana Mam dan Pap dapat membantu si Kecil menumbuhkan rasa empati?

  1. Pahami tahap perkembangan emosi si Kecil yang berkaitan dengan rasa empati.
    Agar pendidikan karakter menjadi optimal, Mam perlu terlebih dahulu memahami tahap perkembangan sosial emosional anak. Sehingga Mam tau apa yang bisa diharapkan dari si Kecil dan cara apa yang terbaik untuk mengajarkan suatu nilai dalam usia dan tahap perkembangan tertentu.

  2. Ajarkan si Kecil mengenai berbagai emosi.
    Si Kecil akan sulit berempati apabila ia tak dapat mengenali emosi yang ia rasakan. Karenanya, perkenalkan berbagai jenis emosi pada si Kecil. Hal ini bisa Mam lakukan secara bertahap sesuai usia anak dan menggunakan berbagai cara. Misalnya melalui buku cerita, film, atau dengan menyebutkan suatu jenis emosi yang ditunjukkan atau dirasakan oleh Mam maupun anak dalam keseharian.

  3. Diskusikan bersama si Kecil mengenai emosi yang mereka rasakan.
    Khususnya setelah terjadi konflik, Mam bisa membahas mengenai emosi yang mungkin si Kecil atau Mam rasakan. Tentunya sebaiknya hal ini Mam lakukan setelah si Kecil sudah tenang, ya. Tanyakan apa yang tadi ia rasakan, penyebabnya, dan apa yang bisa membuat ia merasa lebih baik. Ceritakan pula pada si Kecil mengenai perasaan Mam.

  4. Bantu si Kecil menghubungkan antara emosi, pikiran, dan perilaku.
    Ketika sedang membahas mengenai emosi dan perasaan dengan si Kecil, bantu ia untuk menghubungkan antara suatu emosi dan perilaku. Dengan begitu, si Kecil ? memahami apa yang mengakibatkan ia merasakan suatu emosi, dan apa dampak dari cara ia mengekpresikan emosinya itu. Misalnya, adik sedih karena mainannya hilang. Atau, adik sedih karena dimarahi Mam. Mengajarkan sebab akibat seperti ini juga bisa Mam lakukan melalui aktivitas role play, buku cerita dan lain sebagainya.

  5. Menjadi teladan bagi si Kecil.
    Tentunya yang juga sangat penting dalam pendidikan karakter, termasuk untuk menumbuhkan empati, adalah teladan atau contoh dari Mam dan Pap. Pasalnya, anak-anak belajar dengan cara mengamati orang-orang terdekat di sekitarnya. Jadi, untuk mengajarkan empati pada anak, Mam dan Pap juga perlu berempati kepadanya. Tunjukkan bahwa Mam dan Pap menghargai dan memahami perasaannya dan selalu ada untuk si Kecil.

Pendidikan karakter anak usia dini memang harus dimulai dari keluarga. Karenanya, yuk selalu terapkan nilai-nilai positif dalam keluarga Mam dan Pap untuk mendukung si Kecil menjadi anak yang hebat.

Sumber:
https://www.parentingscience.com/teaching-empathy-tips.html
https://www.huffpost.com/entry/how-to-teach-kids-empathy_b_12673540
https://mcc.gse.harvard.edu/resources-for-families/5-tips-cultivating-empathy
https://www.todaysparent.com/family/parenting/3-simple-ways-to-teach-kids-to-have-empathy-for-others/
https://www.zerotothree.org/resources/5-how-to-help-your-child-develop-empathy
https://www.verywellfamily.com/how-to-nurture-empathy-in-kids-and-why-its-so-important-621098
https://www.babycenter.com/0_the-caring-child-how-to-teach-empathy-age-5_67146.bc

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya