Tips Antipanik Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Cara Merawat Bayi Baru Lahir: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Baru

Jul 22, 2026
4 mins
Listen Transcript

Cara Merawat Bayi Baru Lahir: Panduan Lengkap untuk Orang Tua Baru

Setelah melahirkan bayi pertama, new moms biasanya mengalami berbagai tantangan baru saat harus mengasuh si Kecil pertama kalinya. 

Orang tua perlu mempelajari cara merawat bayi, meliputi cara memandikan bayi, menyusui, menidurkan bayi, merawat tali pusat, dan membersihkan kotoran bayi. Sangat wajar apabila Mam merasa khawatir dan cemas. 

Lalu bagaimana cara merawat bayi baru lahir di rumah agar sehat? Yuk, simak artikel berikut ini Mam.

 

Cara Merawat Bayi Baru Lahir di Rumah, Apa yang Harus Disiapkan?

Pada dasarnya, newborn pada awal kehidupannya hanya akan melakukan tiga hal; eat, sleep, poop and repeat

Kalau mengantuk si Kecil akan minta tidur, kalau lapar dan haus minta minum ASI, setelah kenyang tak lama akan pipis dan pup, dan terus berulang. Tentu saja, dengan diselingi tangisan dan sendawa si Kecil, ya Mam.

Agar si Kecil tetap nyaman dan pertumbuhannya optimal, beginilah cara merawat bayi baru lahir yang tepat:

Memandikan Bayi

Cara memandikan bayi baru lahir itu tidak sulit, lho. Awalnya Mam mungkin merasa takut untuk memandikan bayi. Namun, Mam tidak perlu khawatir, karena ada beberapa trik yang bisa dilakukan. 

  • Pastikan suhu air cukup hangat tapi jangan terlalu panas atau dingin, idealnya sekitar 37–38°C. Cek dulu airnya dengan tangan Mam.
  • Letakkan si Kecil di atas ember mandi khusus bayi, kemudian bersihkan dengan waslap.
  • Bagian-bagian yang harus dibersihkan yaitu, telinga, hidung, kemaluan, dan lipatan-lipatan kulit seperti leher, siku, dan lipatan paha, serta kepala.
  • Gunakan sabun khusus bayi supaya aman dan tidak membuat kulit bayi kering.
  • Setelah semua tersabuni, basuh dulu sedikit dengan air hangat sampai semua sisa sabun hilang, masukkan si Kecil ke ember.
  • Sambil berendam, si Kecil bisa sambil bermain bersama Mam. Si Kecil pasti senang sekali berendam dalam air hangat sambil Mam basuh dan pijat ringan tubuhnya.
  • Setelah itu, segera keringkan si Kecil  dengan handuk lembut. Pastikan semua lipatan kulitnya kering agar tidak tumbuh jamur dan berbau tidak sedap.

Mam harus ingat, memandikan harus dilakukan saat si Kecil dalam kondisi terjaga. Jangan memandikan si Kecil saat sedang tidur ya, Mam. 

Bayi baru lahir tidak perlu dimandikan setiap hari, 2–3 kali seminggu saja cukup. Seiring pertumbuhannya dan kalau memang si Kecil merasa nyaman, Mam bisa mandikan bayi sekali sehari.

Baca Juga : Tahapan Perkembangan Bayi 0-6 Bulan: Panduan Lengkap untuk Mam

Menyusui

Agar produksi ASI bagus, asupan makan Mam harus bergizi dan jumlahnya terpenuhi. Jadi usahakan tidak menahan makan supaya cepat langsing ya, Mam. Makanlah sewajarnya. Tenang saja, nanti makanannya akan jadi sumber ASI kok, jadi tidak perlu takut gemuk.

Supaya keluarnya ASI juga baik, Mam harus rileks dan tenang. Ingat ya Mam, saat si Kecil baru lahir masih membawa cadangan makanan dari rahim. 

Jadi, kalau ASI Mam tidak langsung keluar, jangan panik dan jangan buru-buru memberi makanan lain selain ASI. Tetap lekatkan si Kecil ke payudara minimal dua jam sekali atau kapan pun ia menghendaki.

Idealnya, jadwal menyusui bayi baru lahir adalah setiap kali si Kecil minta minum dan memberikan isyarat lapar. Bayi lapar biasanya menunjukkan tanda-tanda seperti memasukkan tangan ke dalam mulut, menggenggam tangan, hingga mengeluarkan suara mengecap. 

Rata-rata jadwal menyusui bayi baru lahir adalah setiap 2-3 jam sekali. 

Menidurkan Bayi

Bayi bisa tidur lebih dari 16 jam sehari. Bayi juga belum bisa membedakan kapan siang dan malam hari. Karena itu, jam tidur bayi baru lahir memang biasanya pendek-pendek tapi sering, yaitu selama 2–4 jam. 

Si Kecil akan kemudian bangun untuk menyusui atau ganti popok, lalu tidur lagi dan begitu seterusnya sampai nanti ia punya jadwal tidur yang teratur dan lebih panjang. 

Merawat Tali Pusat 

Salah satu cara merawat bayi baru lahir yang penting dan harus dilakukan dengan hati-hati adalah memastikan tali pusatnya bersih dan tidak infeksi. 

Jika tali pusar bayi kotor, cuci bersih segera dengan air bersih lalu keringkan dengan kain bersih. Biarkan tali pusat terlepas sendiri dalam waktu 10 hari hingga 3 minggu. 

Apabila ada tanda infeksi seperti kemerahan dan atau bengkak pada pusar atau kulit di sekitarnya, berbau busuk dan terlihat nanah, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan terdekat.  

Pup dan Pipis

Saat si Kecil baru lahir, hal yang paling banyak dilakukan hanyalah buang air besar dan kecil. Hal ini juga menjadi indikator kecukupan ASI. Pada hari-hari pertama, si Kecil akan pup dan pipis sekali sehari. Frekuensinya akan meningkat seiring jumlah ASI yang diminum si Kecil.

Ketika si Kecil buang air besar untuk pertama kalinya, warna fesesnya adalah hitam. Hal ini lumrah terjadi dan sering kali dikenal dengan istilah medis mekonium, jadi jangan takut, Mam. Untuk selanjutnya, tipe feses si Kecil akan bertekstur lembek atau berupa butiran-butiran menyerupai biji-bijian.

Cara praktis membersihkan kotoran bayi:

  • Sediakan kapas bulat di kamar. Sediakan juga air bersih dalam wadah yang tidak mudah tumpah. Ini agar Mam tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi.
  • Saat bayi pup, basahi kapas bulat dengan air bersih, seka kotoran dari kemaluan menuju dubur (jangan sebaliknya).
  • Kapas yang telah kotor jangan dicelup kembali ke air, tapi buang dan ganti kapas 2-3 kali sehingga kotoran bayi bersih dan air yang disediakan juga tetap bersih. Gunakan popok yang lembut dan ganti sesering mungkin.

Baca Juga : 5 Masalah Bayi Baru Lahir yang Umumnya Terjadi agar Tetap Tenang

 

5 Cara Mengenali Arti Tangisan Bayi Baru Lahir

Agar Mam bisa menerapkan cara merawat bayi baru lahir dengan tepat, cobalah untuk mengenali apa penyebab bayi baru lahir menangis lewat jenis-jenis tangisannya berikut ini.

  1. Lapar
    Tangisnya pelan, panjang, dan berulang-ulang tapi lama-lama akan makin keras dan sering. Bayi juga akan mengepalkan tangan, mengecap atau mengisap bibir, membuka mulut, dan memasukkan tangan ke dalam mulut.
     
  2. Tidak nyaman/rewel
    Tangisannya pelan dan putus-putus. Biasanya juga bayi menangis sebentar, berhenti, lalu menangis lagi. Penyebabnya bisa jadi popoknya penuh, ia kepanasan, atau overstimulasi.
     
  3. Tidak enak badan
    Berbeda dari biasanya, terdengar lemah, pelan, atau seperti tak bertenaga. Kalau tidak segera ditangani, si Kecil akan menangis terus-menerus.
     
  4. Kesakitan
    Tiba-tiba menjerit dengan tangisan yang keras, tinggi, dan panjang. Tangisannya bisa berhenti sebentar lalu mulai lagi saat rasa sakitnya muncul kembali. Bisa jadi disertai tanda lain seperti menggosok atau menarik telinga (jika sakit telinga), perut kembung atau sering mengejan (gas), atau ada ruam popok yang parah atau melepuh.
     
  5. Kolik
    Tangisannya tiba-tiba muncul, sering di jam yang sama setiap hari. Bayi kolik juga menangisnya lama, bisa berlangsung sampai 3 jam dan terdengar sangat sedih atau seperti kesakitan. Selain itu, si Kecil mungkin terlihat tegang atau tidak nyaman, misalnya ia mengepalkan tangan atau melengkungkan punggungnya:

 

Tanda Bahaya pada Bayi Baru Lahir yang Perlu Diwaspadai

Selalu percayakan naluri Mam dalam menilai kondisi si Kecil. Apabila bayi menunjukkan salah satu atau beberapa tanda bahaya di bawah ini, segera cari pertolongan medis, ya.

  • Napasnya sangat cepat, berat, atau susah 
  • Bibirnya membiru, ungu, atau abu-abu karena kekurangan oksigen
  • Tiba-tiba lemas, tidak merespons, dan tidur terus di luar kewajaran
  • Kejang, badan kaku atau berkelojot
  • Perubahan warna kulit yang cukup ekstrem seperti sangat pucat, membiru, merah, hingga muncul ruam atau benjolan keunguan/kemerahan yang kalau ditekan tidak membalik
  • Muntah proyektil (menyembur), muntah kehijauan, atau muntah terus-menerus
  • Demam tinggi
  • Dehidrasi (tidak pipis atau buang air besar, popoknya kering terus, menangis tanpa air mata, kulitnya dingin)
  • Menolak minum susu terus-menerus atau menolak makan jika sudah MPASI

Lebih baik Mam langsung periksakan ke dokter meski ternyata hasilnya tidak ada yang serius daripada menunggu nanti tapi justru kondisi bayi sudah semakin parah.

Beberapa minggu pertama mungkin akan melelahkan bagi Mam. Namun sebagai orang tua baru, Mam bisa belajar untuk mempercayai insting keibuan dan melatih rasa percaya diri sendiri.

Terlebih, setelah Mam melihat senyum pertama si Kecil dan melihatnya tumbuh menjadi anak sehat, semua rasa lelah itu akan hilang.

Untuk informasi seputar kehamilan, nutrisi, dan parenting, Mam juga bisa bergabung dengan S-26 ParenTeam.

S-26 ParenTeam hadir sebagai partner terpercaya bagi Mams dan Paps dalam setiap langkah perjalanan tumbuh kembang si Kecil.

Lebih dari sekadar platform parenting, S-26 ParenTeam adalah ruang dukungan berbasis keahlian dari Wyeth Nutrition, yang memadukan informasi nutrisi terpercaya, wawasan parenting, serta exceptional tools untuk membantu memantau pertumbuhan dan proses belajar anak secara menyeluruh.

Itu dia cara merawat bayi baru lahir di rumah. Selamat merawat si Kecil, Mam!

 

Pertanyaan Seputar Cara Merawat Bayi Baru Lahir

  1. Berapa kali bayi baru lahir harus dimandikan dalam sehari?
    Bayi baru lahir tidak perlu dimandikan tiap hari. Namun, kalau memang bayi sudah lebih besar dan ia pun merasa nyaman dimandikan, Mam bisa mandikan bayi sekali sehari. Usahakan untuk memandikan bayi baru lahir saat ia terjaga dan tidak mengantuk, biasanya di pagi hari.
     
  2. Kapan tali pusat bayi baru lahir biasanya lepas?
    Tali pusat bayi baru lahir akan lepas sendiri dalam waktu 10 hari hingga 3 minggu. Sementara itu, pastikan area perutnya tetap bersih, kering, dan bebas dari infeksi maupun iritasi.

Referensi

KidsHealth. (n.d.). Sleeping Through the Night. kidshealth.org/en/parents/sleep13m.html

RSUD Banjarnegara Kabupaten. (n.d.). Menstimulasi Bayi untuk Bicara.

KidsHealth. (n.d.). A Guide for First-Time Parents. kidshealth.org/en/parents/guide-parents.html

What to Expect. (n.d.). Breastfeeding Basics. whattoexpect.com/first-year/breastfeeding/basics/

Mayo Clinic. (n.d.). Healthy Baby.  mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20044438

Raising Children. Bathing a Newborn. https://raisingchildren.net.au/newborns/health-daily-care/hygiene-keepi… Diakses 27 Juni 2026.

Nemours Kids Health. A Guide for First-Time Parents. https://kidshealth.org/en/parents/guide-parents.html Diakses 27 Juni 2026.

BabyCenter. Different Baby Cries and What They Mean. https://www.babycenter.com/baby/crying-colic/different-baby-cries_40009… Diakses 27 Juni 2026.

Central Health London. 11 Warning Signs Your Baby Needs Emergency Care. https://www.centralhealthlondon.com/article/11-warning-signs-baby-emerg… Diakses 27 Juni 2026.