Cara Merawat Bagian Intim Bayi

Cara Merawat Bagian Intim Bayi

Mam, agar organ intim bayi selalu bersih, periksalah secara teratur beberapa jam sekali untuk melihat jika bayi butuh diganti popoknya.

Waktu membaca: 4 menit
Mengganti popok secara teratur mengurangi risiko ruam popok atau iritasi akibat bagian bokong dan sekitarnya yang terlalu lembap.

Mam, agar organ intim bayi selalu bersih, periksalah secara teratur beberapa jam sekali untuk melihat jika bayi butuh diganti popoknya. Mengganti popok secara teratur juga mengurangi risiko ruam popok atau iritasi akibat bagian bokong dan sekitarnya yang terlalu lembap.
Di minggu-minggu pertama banyak orangtua yang membersihkan bagian bokong bayi sehabis pup atau pipis hanya menggunakan air atau tisu basah yang khusus bayi. Cara ini sebaiknya tidak dilakukan ya, Mam. Gunakan kapas basah untuk membersihkan alat kelamin bayi setelah buang air besar dan buang air kecil. Dalam menjaga kesehatan anak, hindarilah penggunaan kosmetik bayi yang mengandung pewangi dan alkohol karena dapat mengganggu keseimbangan kondisi alami kulit bayi.
Setelah membersihkan dengan air atau tisu basah, keringkan bagian bokong dan sekitar kelaminnya dengan handuk kecil kering yang lembut dengan cara ditepuk-tepuk perlahan. Diangin-anginkan sebentar sebelum memasangkan popok berikutnya.

Bayi Laki-laki dan Bayi Perempuan
Perlu Mam ketahui, ada perbedaan dalam membersihkan kelamin bayi lelaki dan perempuan. 


1. Bayi Perempuan. Bagian kelamin perempuan atau vagina memang agak sulit dibersihkan karena masuk ke bagian dalam tubuh dan Mam harus ekstra hati-hati melakukannya. Keringat dan kotoran 

  • Basahi kapas dengan air hangat yang bersih.
  • Buka bagian pahanya dan bersihkan tengah vagina dari arah depan ke belakang (ke bagian anus).
  • Bersihkan juga lipatan-lipatan sekitar vaginanya.
  • Hindari menggunakan bedak di bagian pantat atau vagina bayi karena dapat membuat iritasi organ intimnya.

Mungkin Mam akan melihat ada cairan berwarna keputihan keluar dari tengah kelaminnya. Tak usah khawatir, hal ini tidak akan mengganggu kesehatan anak.


2. Bayi Laki-laki. Mam, walaupun organ intim anak laki-laki tidak selembut organ intim perempuan, namun tetap perlu dibersihkan untuk menghindari infeksi dan penyakit. Terutama untuk bayi laki-laki yang belum disunat.

  • Belum disunat. Pada 2-3 tahun pertamanya, penis bayi laki-laki yang belum disunat hanya perlu dibersihkan di bawah air mengalir. Penisnya masih ditutupi kulit luar (foreskin) yang menutupi sebagian besar kepala penis. Kadang ada semacam kotoran berwarna putih (smegma) di bawah kulit luar tersebut yang merupakan kumpulan sel mati atau sekresi alami yang perlu dibersihkan. Untuk membersihkan penis, tarik ke bawah bagian kulit yang menutupi penis, bersihkan dengan air dan kapas setiap anak mandi.
  • Sudah disunat. Bersihkan secara menyeluruh perlahan-lahan ketika memandikannya. Sebenarnya, tidak diperlukan sabun dalam membersihkan penis si kecil. Namun jika Mom ingin menggunakannya, pakailah yang lembut dan khusus untuk bayi dan berpelembab.

Gunakanlah popok berkualitas baik untuk menjaga bayi Mom kering dan bersih. Lebih baik lagi jika menggunakan popok kain yang dapat dipakai berulang karena selain baik untuk kesehatan anak juga lebih ramah lingkungan.
 

Yuk Cari Inspirasi Hebat Lainnya

5 Langkah Mudah Mengajari Si Kecil Menyikat Gigi

Umumnya, gigi pertama bayi tumbuh saat ia berusia 6-7 bulan.