Cara Menyapih Anak yang Tepat Sesuai Tahap Perkembangan

Menyapih seringkali menjadi proses yang emosional, baik bagi Mam maupun si Kecil. Kapan sih sebenarnya waktu yang tepat untuk menyapih? Bagaimana cara menyapih anak yang benar? Sebenarnya tak ada yang benar-benar salah atau benar dalam menyapih. Karena proses menyapih tentu berbeda untuk setiap anak. Jika Mam sedang dalam proses menyapih atau sedang mempersiapkan diri untuk menyapih, yuk simak beberapa tips berikut ini untuk membantu Mam.

Apa itu menyapih?
Menyapih umumnya diartikan sebagai berhenti menyusui anak. Yaitu saat si Kecil tak lagi minum ASI dari Mam.

Kapan proses menyapih dimulai?
Proses menyapih bisa dibilang dimulai pada saat bayi mulai diberi makanan pendaping ASI pada usia diatas 6 bulan sehingga ASI tak lagi menjadi satu-satunya sumber makanan si Kecil. Menyapih akan berakhir pada saat anak akhirnya tidak menyusu sama sekali lagi. Umumnya hal ini terjadi pada saat si Kecil berusia 2 tahun. 

Bagaimana cara meyapih anak yang benar?
Tak ada aturan pasti mengenai cara menyapih anak yang benar. Semua tergantung kepada masing-masing anak dan juga Mam. Karena proses menyapih bukan hanya dialami oleh anak, tetapi Mam pun mengalaminya. Lagipula, cara menyapih anak yang tepat bisa berbeda-beda di setiap keluarga. Berikut ini adalah beberapa hal mengenai cara menyapih anak yang dapat Mam perhatikan untuk membantu Mam dan si Kecil melalui proses menyapih.

  1. Menyapih perlu dilakukan secara perlahan dan bertahap. Misalnya bisa dimulai dengan mengurangi frekuensi menyusu sampai akhirnya berhenti sama sekali.

  2. Pastikan baik si Kecil maupun Mam siap untuk menjalani proses menyapih.

  3. Dalam proses menyapih anak akan mengalami perubahan pola makan.

  4. Dalam proses menyapih tubuh Mam juga akan mengalami perubahan karena tak lagi memproduksi susu seperti biasanya.

  5. Mengajarkan anak minum dari gelas dapat membantu proses menyapih. Biasanya si Kecil mulai bisa belajar minum dari gelas di usia 7-8 bulan.

  6. Mam perlu memeras ASI untuk mengurangi rasa tak nyaman pada payudara saat menyapih.

  7. Cara menyapih anak 2 tahun bisa jadi lebih mudah dijalani karena anak sudah mendapat sumber nutrisi yang lain.

  8. Sibukkan anak dengan berbagai aktivitas jika ia ingin menyusu.

  9. Ciptakan ritual menyenangkan sebelum tidur untuk memberi si Kecil rasa nyaman tanpa harus menyusu.

  10. Pilih waktu yang tepat untuk mulai menyapih. Misalnya, jangan mulai menyapih saat si Kecil baru saja sembuh dari sakit.

Bagaimana cara menyapih anak jika si Kecil menolak berhenti menyusu?
Seringkali anak menyusu bukan hanya untuk membuat perutnya kenyang, tetapi juga untuk mencari rasa nyaman dari kedekatannya dengan Mam saat menyusu. Karena itu, cara menyapih anak 2 tahun yang sudah sangat terbiasa berdekatan dengan Mam perlu dilakukan dengan sabar, bertahap, dan penuh kasih sayang. Si Kecil perlu tahu bahwa dengan disapih bukan berarti ia kehilangan kasih sayang dari Mam. Misalnya dengan memberinya pelukan, menggosok punggungnya saat hendak tidur, bermain bersamanya, turut melibatkan Pap, dan lain sebagainya. Selain itu, tak ada salahnya untuk menunda menyapih apabila Mam kemudian merasa si Kecil belum siap.

Berapa lama biasanya proses menyapih berlangsung?
Lamanya menyapih tentunya berbeda-beda untuk setiap anak. Tergantung dengan seberapa cepat si Kecil dapat beradaptasi. Proses menyapih yang benar-benar untuk menghentikan menyusu bisa berlangsung mulai dari beberapa minggu saja sampai beberapa bulan. Jadi, Mam perlu bersabar dalam menjalaninya, ya.

 

Sumber:
https://raisingchildren.net.au/babies/breastfeeding-bottle-feeding-solids/weaning/weaning
https://www.babycentre.co.uk/a3272/how-should-i-stop-breastfeeding
https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/stopping-breastfeeding/
https://www.thebump.com/a/how-to-stop-breastfeeding#1
https://www.alodokter.com/cepat-atau-lambat-ibu-harus-tahu-cara-menyapih-anak
https://hellosehat.com/parenting/menyusui/apa-itu-menyapih-anak/

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya