Si Kecil Senang Meniru? Dukung Kepintarannya dengan 5 Tips Ini!

Setelah melewati usia 1 tahun, umumnya balita mulai suka meniru aktivitas orang-orang di sekitarnya. Jadi, jangan heran ya kalau Mam kerap kali melihat si kecil sedang berusaha mengenakan kaus kaki atau berpura-pura menelepon. Meskipun tindakannya belum sempurna, namun hal tersebut menandakan bahwa perkembangan anak telah memasuki tahap yang baru dan kepintarannya kian bertambah.

Meniru adalah bagian yang sangat penting dalam tahap perkembangan anak usia 1 tahun ke atas. Saat sedang meniru, si kecil tengah mengeksplorasi suatu keahlian baru. Sosok yang paling sering ditiru, siapa lagi kalau bukan orang tua. Segala tindakan yang Mam dan Pap lakukan akan meninggalkan kesan sangat kuat pada pikiran si kecil yang sedang berkembang. Ia akan mengingat segala bentuk tindakan yang dilihatnya, baik yang positif maupun negatif, untuk kelak ia tiru. Oleh karena itu, Mam dan orang-orang yang berada di sekitar si kecil perlu berhati-hati dalam berbicara dan bersikap, ya.

Awalnya, ia akan melakukan berbagai tindakan meniru sendirian. Namun, lama-kelamaan ia akan berusaha mengajak orang lain untuk ikut serta. Misalnya, alih-alih menyisir rambutnya sendiri, ia akan menyisir rambut boneka, sama seperti saat Mam sedang menyisir rambutnya. Di lain kesempatan, ia akan ‘membacakan’ cerita dari buku dongeng kepada bonekanya, sebagaimana Mam biasa membacakan cerita untuknya. Bukan tidak mungkin, ia pun akan berpura-pura sedang menelepon Mam dan meminta Mam untuk menjawab panggilannya. Menggemaskan ya, Mam?

Nah, untuk mendukung kepintarannya, Mam bisa melakukan 5 tips ini:

  1. Sediakan mainan pendukung agar ia makin semangat meniru aktivitas orang-orang di sekitarnya. Mam bisa menyediakan boneka, mainan masak-masakan, buku, sisir, atau telepon genggam mainan. Barang-barang yang ada di sekitar rumah juga bisa dimanfaatkan sebagai mainan, lho. Tapi, perhatikan dulu segi keamanannya ya, Mam.
  2. Biarkan si kecil mengamati Mam saat tengah melakukan tugas-tugas rumah tangga yang sederhana, seperti menata sendok, melipat lap, atau membereskan mainan. Sesekali, ajak ia untuk ‘membantu’ Mam mengerjakan beberapa tugas tersebut. Ia pasti akan senang.
  3. Selalu ingat untuk memperlihatkan perilaku yang baik karena Mam sedang ‘diawasi’ si kecil. Jika ia menunjukkan sikap yang kurang baik seperti membanting atau melempar, cukup sampaikan bahwa sikapnya itu tidak baik ya, Mam.
  4. Awasi si kecil saat sedang bermain meniru, karena bukan tidak mungkin ia akan benar-benar melakukan aktivitas yang sedang Mam lakukan, seperti mengambil mangkuk atau gelas kaca, membongkar laci dapur, dan mengambil peralatan tajam.   
  5. Berikan nutrisi tambahan untuk membantu kemampuan belajar si kecil. S-26 Procal GOLD untuk anak usia 1-3 tahun adalah susu pertumbuhan yang dapat mendukung kebutuhan nutrisi dan perkembangan anak usia 1-3 tahun. Formula MULTIEXCEL™ yang terkandung di dalamnya bermanfaat untuk mendukung kemampuan belajar si kecil, lho.

Meniru adalah salah satu bagian penting dalam tahap perkembangan anak. Dukungan tepat yang Mam berikan dapat membantu mengembangkan kemampuannya tersebut. Yuk, lakukan 5 tips di atas agar si kecil semakin pintar!


Sumber:

  1. healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/Pages/Cognitive-Development-One-Year-Old.aspx
  2. cde.ca.gov/sp/cd/re/itf09cogdevfdimit.asp
  3. parents.com/toddlers-preschoolers/development/behavioral/learning-by-imitating-you/
  4. parentingcounts.org/professionals/parenting-handouts/information-for-parents-imitation.pdf

Diakses pada 25 April 2016

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya