3 Langkah Mengajari Si Kecil Berpuasa Tanpa Kekurangan Energi

Mengajari anak berpuasa dapat dilakuan sejak dini, mulai saat ia masih duduk di bangku TK. Meski begitu, perlu dipahami bahwa proses anak belajar berpuasa memerlukan waktu yang panjang ya, Mam. Jangan berharap si kecil dapat langsung berpuasa di tahun pertamanya, apalagi bila ia masih balita.

Dalam mengajari si kecil berpuasa, sebaiknya fokus Mam bukan hanya pada kemampuan menahan lapar dan haus. Yang tak kalah penting adalah menciptakan kesan yang baik dan positif tentang ibadah puasa. Hal ini penting agar anak dapat menjalankan ibadah puasa dengan senang dan tanpa tekanan. Mam juga dapat mengajarkan bahwa meski menahan lapar dan haus selama berpuasa, bukan berarti tubuh kita akan lemas kelaparan. Ini trik mengajari si kecil berpuasa tanpa kekurangan energi.

  • Lakukan secara bertahap
    Proses mengajari si kecil berpuasa tidak harus diawali dengan langsung menyuruhnya menahan lapar dan haus. Mam dapat memulainya dengan mengajak anak ikut bangun pada saat sahur agar ia melihat dan merasakan suasananya. Setelah itu, tawari ia untuk berpuasa sesuai dengan kemampuannya menahan lapar dan haus. Anak usia TK biasanya hanya mampu menahan lapar dan haus selama beberapa jam. Kemampuan berpuasanya akan lebih meningkat saat ia sudah duduk di bangku SD.
     
  • Makan dengan porsi cukup
    Menyiapkan diri  untuk berpuasa bukan berarti makan sebanyak-banyaknya pada saat sahur. Katakan pada si kecil, yang lebih penting adalah mengonsumsi makanan yang bergizi dengan porsi yang cukup. Terangkan juga bahwa hanya mengonsumsi makanan kesukaannya, seperti kue, cokelat atau jajanan lain pada saat sahur, tidak dapat membantu tubuhnya tetap kuat selama berpuasa. Dorong ia untuk menyantap makanan yang kaya serat seperti buah dan sayuran, serta sumber protein seperti telur, daging, dan susu anak agar tetap berenergi selama berpuasa.
     
  • Minum susu
    Minum susu pada saat sahur dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi dan energi selama anak berpuasa. Susu anak S-26 Promise GOLD mengandung nutrisi yang dapat membantu pertumbuhan anak usia 3-12 tahun. S-26 Promise GOLD dilengkapi dengan new improved formula MULTIEXCEL™ serta makronutrien dan mikronutrien yang penting untuk pertumbuhan anak. Susu mudah diserap tubuh sehingga mampu mencukupi kebutuhan energi, vitamin, serta mineral anak.


Mengajarkan anak berpuasa sejak dini memang dianjurkan. Akan tetapi, Mam tetap harus memerhatikan kemampuan dan kesediaan si kecil, ya. Bagaimana pun juga, anak balita belum memiliki kewajiban untuk berpuasa. Jika setelah didorong ia tetap enggan berpuasa, hindari memaksanya ya, Mam. Jangan sampai si kecil menangkap kesan yang tidak baik atau tidak menyenangkan mengenai ibadah puasa. Nah, apakah Mam punya trik lain agar si kecil dapat berpuasa dengan semangat?
 

Sumber:

  1. health.detik.com/read/2009/08/26/150357/1190111/764/mengajarkan-anak-berpuasa-sejak-dini
  2. tabloidnova.com/Keluarga/Anak/Cara-Melatih-Anak-Berpuasa-Sesuai-Usianya
  3. ayahbunda.co.id/balita-psikologi/kenalkan-balita-ibadah-puasa-
  4. republika.co.id/berita/ramadhan/tips-puasa/15/06/11/nprh6a-ingin-anak-sehat-selama-puasa-taati-aturan-sahur-sehat-ini
  5. anakku.net/merancang-ramadhan-yang-indah-bagi-anak.html
  6. lifestyle.okezone.com/read/2012/07/25/482/668066/minum-susu-saat-sahur-baik-untuk-kesehatan

Diakses pada 6 Juni 2016

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya