Collaborative & Cooperative_1600x700.png

Ajarkan si Kecil Mengasah Kemampuannya Sebagai Pemimpin

Waktu membaca: 8 menit

Mam tentu pernah mendengar pepatah, “Anak-anak adalah pemimpin masa depan”. Hal ini benar adanya, Mam tentu ingin si Kecil tumbuh menjadi pemimpin, individu yang bersemangat, terus ingin belajar, menginspirasi orang lain dan mengubah dunia menjadi lebih baik.

Dengan kemampuan leadership, si Kecil diperlengkapi untuk beradaptasi dengan tantangan baru dan berkembang di dalamnya. Tidak hanya hard skill (kemampuan yang diperoleh si Kecil melalui pendidikan formal), menjadi seorang pemimpin juga perlu memiliki kemampuan soft skills

1 SOFT SKILLS YANG PERLU DITUMBUHKAN DENGAN COLLABORATIVE DAN COOPERATIVE LEARNING AGAR SI KECIL JADI PEMIMPIN HEBAT

Tahukah Mams? Soft skills dapat ditumbuhkan melalui aktivitas belajar progresif yang penuh kolaborasi dan kerja sama, khususnya bagi si Kecil yang berusia antara 1-7 tahun karena kemampuan kognitif mereka mampu menyimpan informasi baru dengan baik.
Berikut 11 soft skill yang perlu diajarkan agar si Kecil menjadi pemimpin hebat:

  1. Empati
    Di era ini, pemimpin diharapkan memiliki empati, yaitu kemampuan untuk memahami dan berhubungan baik dengan orang di sekitarnya. Empati selaras dengan kecerdasan emosional, yang memungkinkan seorang pemimpin untuk "membaca" emosi orang lain. Seorang pemimpin yang berempati mampu menghadapi konflik dan tantangan secara lebih baik, serta memotivasi orang disekitarnya.
    Cara terbaik untuk menumbuhkan empati pada si Kecil adalah dengan menunjukkannya sendiri. Mam bisa membantu si Kecil berdiri ketika ia terjatuh. Jangan tinggalkan si Kecil ketika ia sedang merengek, tetaplah bersamanya dan pimpin si Kecil melewatinya. Ketika mereka melihat bahwa Mam menanggapi berbagai situasi dengan empati, mereka akan berusaha meniru perilaku tersebut.
     
  2. Komunikasi
    Menjadi komunikator yang efektif secara lisan, melalui tulisan, dan melalui bahasa tubuh mengartikan bahwa seorang pemimpin mampu menyampaikan pesan dengan jelas. Kemampuan komunikasi juga mencakup mendengarkan secara aktif dan memperhatikan apa yang dikatakan orang lain.
    Mam dapat mengajari si Kecil mengasah kemampuan komunikasinya dengan mendorong ia berbicara mengungkapkan perasaan dan mendengarkan orang lain. Penting bagi Mam untuk berusaha mendengarkan mereka agar mereka juga ikut menirukan perilaku Mam.
     
  3. Negosiasi
    Negosiasi adalah proses interaksi sosial untuk mencari solusi dan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Untuk dapat memiliki kemampuan negosiasi, seorang pemimpin membutuhkan empati untuk memahami sudut pandang yang berbeda-beda serta mencari jalan keluarnya.
    Dengan mengajarkan negosiasi pada si Kecil, Mam membantu meningkatkan harga diri, kepercayaan diri, dan keterampilan hubungan sosialnya. Mam bisa memberikan hadiah bagi si Kecil jika ia berperilaku sesuai atau disetujui. Ini bisa dalam bentuk stiker bintang, atau kesempatan main game, atau es krim selama seminggu jika berperilaku sesuai.
     
  4. Kerja tim
    Seorang pemimpin yang hebat memahami kekuatan timnya untuk mewujudkan suatu tujuan. Mereka juga tahu bagaimana memotivasi tim melalui pujian dan kritik yang membangun.
    Mam dapat mengajak si Kecil menjadi bagian dari suatu tim untuk mengasah kemampuan kerja tim. Mam bisa mendaftarkannya kepada tim olahraga atau musik yang menarik minat si Kecil dan biarkan ia mengalami bekerjasama dengan orang lain.
     
  5. Rendah Hati
    Terakhir, jika pemimpin membuat kesalahan, ia dengan rendah hati mengakui dan memperbaikinya. Mam dapat menunjukkan kepada si Kecil bahwa tidak apa jika ia membuat kesalahan karena itu adalah hal yang normal
     
  6. Pengambilan keputusan
    Seorang pemimpin akan membuat keputusan yang baik dan mampu mengambil pendekatan yang terstruktur, logis, serta kritis terhadap situasi yang ada. Mam bisa ajak si Kecil belajar mengambil keputusan yang baik dengan memberikan pilihan. Mam tidak perlu membuat semua keputusan agar mereka mendapat kesempatan untuk mempertimbangkan pro dan kontra serta bertanggung jawab atas keputusan yang mereka buat.
    Biarkan si Kecil memutuskan Apakah ia ingin air atau susu? Baju warna kuning atau hijau? Tunjukkan pada si Kecil bagaimana Mam membuat keputusan kemudian pandu mereka melewati prosesnya. Ketika si Kecil sudah lebih besar, Mam bisa libatkan mereka dalam perencanaan kegiatan seperti acara akhir pekan, ulang tahun, dan sebagainya.
     
  7. Perencanaan
    Perencanaan jangka pendek dan jangka panjang adalah soft skill leadership yang luar biasa. Pemimpin dengan kemampuan perencanaan yang baik memiliki visi dan dapat memprediksi jauh ke masa depan, menyiapkan struktur dan stabilitas untuk semua orang agar tugas didelegasikan dan rencana berhasil diimplementasikan.
    Mam bisa membantu si Kecil belajar menjadi perencana hebat dengan melibatkannya dalam persiapan hal sehari-hari seperti liburan, acara pertemuan, dan kegiatan lainnya. Dengan melakukan ini, Mam mengajari mereka pentingnya membuat dan mengikuti proses langkah demi langkah, cara berkolaborasi, dan mempercayai orang lain.
     
  8. Kreativitas
    Steve Jobs pernah mengatakan bahwa orang berani berpikir bahwa mereka dapat mengubah dunia adalah orang yang sanggup melakukannya. Biasanya pemimpin seperti itu memiliki kemampuan kreativitas yang fleksibel untuk menghasilkan solusi inovatif. Mereka juga mampu menjadi ujung tombak kreativitas dengan menginspirasi dan juga menantang orang disekitarnya.
    Setiap anak memiliki kemampuan kreatif yang alami. Untuk itu Mam perlu mendorong dan memeliharanya setiap hari. Misalnya, setelah si Kecil membacakan buku, Mam dapat minta si Kecil untuk menceritakan kembali kisah tersebut dengan kata-kata mereka sendiri. Mam bahkan dapat mengajak si Kecil menulis ceritanya sendiri.
     
  9. Kegigihan
    Kegigihan maupun tekad bertekun adalah salah satu kemampuan leadership yang berarti mereka menerima dan melewati kegagalan dengan anggun. Setiap anak memiliki sifat kegigihan yang perlu dijaga, langkah yang Mam dapat lakukan adalah biarkan si Kecil merasakan manisnya kemenangan dan menerima pahitnya kegagalan. Tetapi yang paling penting adalah meyakinkan mereka bahwa kegagalan itu wajar, dan mengajari mereka bagaimana melihat lebih jauh dari itu.
    Teruslah mendorong dan memotivasi si Kecil. Jika ia mengalami kesulitan ketika belajar membaca, beri pengertian kepadanya bahwa semua butuh proses, yang penting adalah terus gigih belajar hingga ia akan bisa pada akhirnya. Mam juga bisa mendaftarkaan si Kecil dalam olahraga yang baik untuk mengajarkan tentang menang-kalah dan kegigihan.
     
  10. Rasa ingin tahu
    Seorang pemimpin yang hebat merupakan pemimpin yang memiliki keingintahuan tinggi. Rasa ingin tahu membuka gerbang pengetahuan baru dan memungkinkan pemimpin untuk membuat keputusan yang tepat.
    Mam dapat mendukung keingintahuan si Kecil dengan mencoba menjawab semua pertanyaan mereka. Bergabunglah dalam anggota perpustakaan bersama si Kecil dan ajarkan si Kecil mencari jawaban.
     
  11. Lifelonglearner
    Pemimpin adalah seorang lifelong learner, mereka tidak pernah mengklaim tahu segalanya tetapi selalu mencari pengetahuan baru. Mereka paham bahwa dunia ini tidak konstan sehingga mereka perlu belajar harus terus menerus.
     

Di dunia yang penuh dengan informasi, Mam dapat mengajak si Kecil belajar terus dengan beberapa cara, misal berinvestasi dalam mainan STEAM (Science, Tech, Engineering, Arts, Maths). Mam dapat menyediakan buku
edukasi serial yang menarik minat si Kecil. Tentu Mam juga harus menjadi panutan, terus-menerus coba hal-hal baru agar si Kecil dapat meniru.

Mams, semua proses belajar progresif dan pengembangan leadership skills si Kecil tentunya tidak lepas dari perkembangan kemampuan kognitif nya. Oleh karena itu, selain mendukung si Kecil dengan aktivitas belajar progresif yang penuh stimulasi dan menyenangkan, pastikan juga asupan nutrisi untuk dukung belajarnya terpenuhi agar ia dapat raih potensi hebatnya!
Mams, mari bersama S-26 Procal GOLD Multiexcel Alphalipids System, dukung belajar progresif dan bantu penuhi nutrisi si Kecil #DariBelajarJadiHebat

Referensi:


https://www.forbes.com/sites/travisbradberry/2015/08/11/8-powerful-ways-to-mold-your-children-into- leaders/#52e218b74ff4
https://www.educationworld.com/At_Home/parent/parent029.shtml https://www.forbes.com/sites/deeppatel/2017/07/26/10-ways-parents-can-teach-their-children-to-be- leaders/#7c714ce02a76
https://www.entrepreneur.com/article/241619
 

Average Rating
Average: 5 (1 vote)

Berikan Rating

Please login to leave us a comment.

Login