Nutrisi Pendukung Bagi Si Picky Eater

Saat anak mendadak menjadi picky eater, orang tua tentu langsung khawatir. Bagaimana caranya agar si kecil mau makan? Bagaimana jika si kecil kekurangan nutrisi atau pertumbuhannya terhambat? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu tentu sering hadir di pikiran para orang tua.

Sesungguhnya, pilih-pilih makanan adalah fase normal dalam proses tumbuh kembang anak. Meski begitu, sebelum panik, ada baiknya Mam mencoba mencari tahu dulu apa yang menyebabkan si kecil mendadak susah makan. Setelah itu, barulah Mam mencari solusi anak susah makan agar ia tak kekurangan gizi. Ini lho Mam, beberapa faktor yang sering menyebabkan anak susah makan:

  • Si kecil tengah membiasakan diri dengan tekstur dan rasa makanan baru. Jadi, walaupun hari ini ia tidak mau makan makanan yang Mam sajikan, belum tentu esok ia akan menolaknya juga, lho.
  • Si kecil sedang tidak enak badan atau sakit. Jadi, sebelum Mam menegur si kecil karena tidak mau makan, cek dulu kondisi tubuhnya, ya. Terkadang, anak tidak mau makan karena nafsu makannya memang menurun, yang bisa terjadi akibat sedang sakit. Misalnya, anak yang sariawan tentu merasa tak nyaman saat ada makanan masuk ke dalam mulutnya. Atau, anak yang pilek, indera penciumannya terganggu sehingga nafsu makannya hilang.
  • Ada faktor psikis yang dirasakan si kecil. Bisa jadi, ia menolak makan karena tidak suka dengan kegiatan tersebut. Kemungkinan besar ada pengalaman negatif yang membuatnya antipati dengan aktivitas makan atau makanan tertentu.

Meski si kecil susah makan, pada kenyataannya ia tetap akan makan kok, Mam. Manusia secara alami memiliki rasa lapar, dan begitu juga yang dirasakan oleh anak. Sebagai orang tua, tugas Mam adalah menyediakan beraneka jenis makanan sehat, sedangkan tugas anak adalah memutuskan apa yang ingin ia makan dan kapan ia mau memakannya.

Jika ia menolak makan makanan yang biasa Mam sediakan, berikan pilihan lain yang sama sehatnya. Tidak harus dalam bentuk  makanan utama lho, Mam. Yang penting mampu menarik perhatian anak sehingga ia secara sukarela mau melahapnya. Anak yang menolak makan nasi misalnya, bisa mendapatkan asupan karbohidrat dari makanan lain, seperti roti, pasta, bahkan buah-buahan!

Selain itu, berikan juga susu formula yang telah diformulasikan sebagai nutrisi pendukung untuk tumbuh kembang anak. S-26 NutriSure GOLD adalah susu formula dengan Wyeth Biofactor System, yang terdiri dari makronutrien dan mikronutrien untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak usia 1-10 tahun yang bermasalah makan. Salah satu manfaat susu formula adalah melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Maka dari itu, Mam tak perlu ragu memberikan S-26 NutriSure GOLD kepada si picky eater, ya.

Saat pola makan si kecil telah kembali normal, Mam dapat memberikan susu pertumbuhan S-26 Procal GOLD untuk anak usia 1-3 tahun atau S-26 Promise GOLD untuk anak usia 3-12 tahun. Setelah mengetahui bahwa kini ada pelengkap kebutuhan nutrisi anak susah makan, Mam dapat lebih tenang dalam menghadapi si kecil yang tengah menjalani fase memilih-milih makanan.
 

Sumber:

  1. zerotothree.org/child-development/health-nutrition/how-to-handle-picky-eaters.html?referrer=https://www.google.co.id/#Pickytoddlers
  2. babycenter.com/0_how-to-handle-a-picky-eater_9199.bc
  3. wyethnutrition.co.id/products/s-26-nutrisure-gold
  4. parenting.co.id/balita/cari+penyebab+anak+picky+eater

Diakses pada 28 April 2016

This article was helpful for 0 moms.


Smart Strength Finder

Merupakan tool bagi orangtua untuk mengetahui kepintaran si Kecil. Hasil tes Smart Strength Finder akan membantu orangtua dalam memberikan stimulasi tepat sesuai dengan kepintaran si Kecil.

Lihat selengkapnya